Taufik Madjid (Foto: Dok Istimewa)
Hajatan 5 tahun sekali untuk memilih pemimpin daerah sebentar lagi akan dihelat. Para bakal calon Gubernur Maluku Utara satu demi satu mulai bermunculan ke publik. Salah satunya Taufik Madjid, figur yang akhir-akhir ini sering diperbincangkan.
Perbincangan tentang Taufik Madjid yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Desa PDTT ini setelah dirinya menyatakan sikap akan maju sebagai Calon Gubernur Maluku Utara 2024-2029 dan mengusung visi Transformasi Malut.
“Kami mengusung semangat Tranformasi Malut didasarkan beberapa hal yang kami lihat harus dilakukan transformasi di antaranya pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan agar Maluku Utara menjadi daerah maju di tahun 2030,” kata Taufik Madjid dalam keterangannya, Senin, 1 Juli 2024.
Menurut ia, keempat aspek itu sejatinya menjadi pilar dalam proses pembangunan Maluku Utara ke depan. Transformasi pendidikan yang berkualitas, kesehatan yang terjangkau, ekonomi yang merata, dan tata Kelola Pemerintahan yang bersih dari KKN serta melayani.
“Kami akan mentransformasikan pilar pembangunan ke arah yang lebih baik untuk semua. Tentu pendidikan yang berkualitas sampai tingkat desa, kesehatan yang terjangkau bagi semua kelompok masyarakat, ekonomi yang merata dan berkeadilan, serta tata kelola pemerintahan yang bebas dari praktik-praktik KKN dan memiliki semangat melayani,” ujar mantan Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Provinsi Maluku Utara tahun 2012-2014 ini.
Pria kelahiran Ngofa Kiaha, 01 Juli 1971 yang juga berulang tahun hari ini berharap, bahwa ke depan masyarakat Maluku Utara harus lebih bijak dalam memilih pemimpin daerah. Taufik Madjid mengatakan memilih pemimpin harus didasarkan pada rekam jejak dan visi yang diusung sehingga pemimpin yang terpilih benar-benar adalah orang yang bersih dan telah terbukti peduli pada daerah.
“Di hari yang sangat saya syukuri ini, saya berharap masyarakat Maluku Utara memanfaatkan kontestasi pemilihan Gubernur sebagai momentum perubahan Maluku Utara ke arah yang lebih baik. Pemimpin yang terpilih nanti adalah pemimpin yang amanah dan memiliki rekam jejak yang baik dalam memimpin daerah dengan begitu Maluku Utara akan menjadi Provinsi yang maju 5-10 Tahun ke depan,” ujarnya *(ADV).
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…