News

Ratusan Jaksa dan Pegawai Kejati Maluku Utara Tiba-tiba Dites Urine

125 pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara tiba-tiba dikumpulkan dan langsung dilakukan tes urine atas kerja sama dengan Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP).

Hal ini bentuk dari tindaklanjuti instruksi Jaksa Agung, ST Burhanuddin.

Saat dilakukan tes urine, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Herry Ahmad Pribadi menjadi paling utama dilakukan tes.

Herry Ahmad Pribadi kepada awak media mengatakan, tes urine ini sebagai langkah awal untuk mengantisipasi keterlibatan oknum pegawai dengan narkoba.

“Oknum Jaksa maupun pegawai Kejaksaan yang coba-coba terlibat narkoba baik langsung maupun tidak langsung dipastikan akan diberikan sanksi keras,” tegasnya.

Herry mengingatkan kepada semua jaksa maupun pegawai agar hidup sehat tanpa narkoba. Karena, kata ia, jika dibebankan dengan narkoba, tidak akan fokus dalam melakukan pekerjaan yang akan dilaksanakan.

“Semua harus bersih, karena kalau bersih tentunya akan sehat. Dan kalau sehat, pasti semua pekerjaan bisa dikerjakan. Tapi kalau sakit, pekerjaan juga akan menumpuk,” akuinya.

Herry bilang, dari 125 pegawai yang ada di Kejati Maluku Utara termasuk ASN dan honorer, yang telah melaksanakan tes urine sebanyak 106 orang. Sementara, sebagian yang belum dilakukan tes urine, karena melaksanakan tugas, tapi mereka akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Mereka yang belum sempat, kita akan lakukan pemeriksaan kembali sehingga hasilnya bisa kita tau secara pasti,” ucapnya.

Herry menegaskan langkah yang dilakukan ini sebagai bentuk pencegahan sehingga ke depan jika ada yang terbukti maka saksi keras siap diberikan. Selain itu, dirinya juga akan memerintahkan Kajari jajaran untuk dilakukan tes urine baik Jaksa maupun pegawai.

“Narkoba ini sudah jadi peringatan keras dari pimpinan kita, sehingga ke depan kalau masih ada yang terlibat, apalagi kalau ada bukti, maka pasti akan diberikan sanksi paling keras,” pungkasnya.

—-

Penulis: Samsul Laijou

Editor: Ghalim Umabaihi

redaksi

Recent Posts

Kasus Narkoba Sipir Lapas Ternate Mandek Bertahun-tahun, BNNP Malut Akhirnya Buka Suara

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara akhirnya buka suara terkait penanganan kasus narkotika jenis…

2 jam ago

Dana BOS Tahap Awal 2026 di Morotai Capai Rp5 Miliar Lebih

Dinas Pendidikan Pulau Morotai, Maluku Utara mencatat total Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahap pertama…

5 jam ago

Munggahan dan Ruwahan: Bahasa Budaya untuk Menyambut Ramadan

Oleh: Andy Hadiyanto RAMADAN dalam ajaran Islam bukan sekadar peristiwa kalender, melainkan peristiwa spiritual yang…

5 jam ago

Pansus II DPRD Ternate Finalisasi 2 Ranperda, Atur Cadangan Pangan dan Investasi Pro-UMKM

Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Ternate memfinalisasi dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan Pemerintah…

19 jam ago

Disdik Morotai Beri Penjelasan soal Bantuan Pendidikan tak Kunjung Disalurkan

Dinas Pendidikan (Disdik) Pulau Morotai, Maluku Utara, menyampaikan penjelasan terkait sejumlah barang pengadaan berupa mobiler…

20 jam ago

Jaksa Kembali Periksa Sekda Malut, Dalami Kasus Korupsi Anggaran Mami dan WKDH

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara kembali memeriksa Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Samsuddin A.…

20 jam ago