Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Halmahera Utara, menerjunkan Tim Satgas Gabungan Penanganan Bencana menuju Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara, sebagai langkah cepat untuk kepentingan masyarakat terdampak.
Langkah ini mendapat apresiasi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono, Minggu, 11 Januari 2026.
Kapolda menegaskan, pelepasan dan kehadiran Tim Satgas Gabungan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata TNI-Polri bersama pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor.
“Ini adalah wujud kepedulian nyata TNI-Polri bersama pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Kehadiran personel di lokasi diharapkan dapat membantu warga yang sangat membutuhkan pertolongan,” tegas Irjen Pol. Waris Agono.
Pelepasan tim kemanusiaan berlangsung di Pelabuhan Tobelo sekitar pukul 11.30 WIT dan dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, didampingi unsur Forkopimda Kabupaten Halmahera Utara.
Tim Satgas Gabungan yang diberangkatkan terdiri dari personel TNI, Polri, Basarnas, Tagana, Satbrimob Polda Maluku Utara, serta tenaga medis.
Satgas ini ditugaskan untuk melakukan penanganan darurat bencana banjir dan longsor yang melanda Desa Doitia, yang hingga kini masih dilaporkan terisolasi dan sulit diakses baik melalui jalur darat maupun laut.
Polres Halmahera Utara secara resmi menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada seorang anggotanya…
Lima orang pelajar di Pulau Morotai, Maluku Utara, yang jad korban dugaan asusila oleh oknum…
Malut United kembali gagal meraih kemenangan usai takluk 1-2 dari Dewa United pada pekan ke-27…
Bertepatan dengan peringatan Hari Hutan Internasional, upaya nyata menjaga kelestarian hutan kembali digaungkan. Kali ini,…
Kasus tindakan asusila terhadap pelajar kembali mencuat di Pulau Morotai, Maluku Utara. Sebanyak lima siswa…
Aktivitas galian C di Desa Gosale, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, menuai…