Categories: News

Tim Pemenangan: Pamflet Hoaks Santrani Bertebaran, Jangan Percaya!

Ketua Tim Pemenangan, Ibnu Wahab Laitupa menyatakan pihaknya telah menerima laporan terkait adanya penyebaran informasi bohong (hoaks) berupa pamflet yang mengatasnamakan Paslon Santrani Abusama dan Bustamin.

Menurut Ibnu, selain menyertakan foto kedua paslon, pamflet tersebut juga tertulis “SAMBUT siap cetak 45 ribu pelaku usaha baru yang naik kelas dan sejahtera”. Namun faktanya, kata dia, hal tersebut adalah hoaks.

“Pamflet itu adalah hoaks karena itu tidak dibuat dari kami. Ini membuktikan bahwa ada yang mulai ketakutan sehingga menggunakan cara-cara kotor untuk menjatuhkan popularitas pasangan Santrani Abusama-Bustamin Abdulatif,” kata Ibnu, Kamis, 5 September 2024.

“Kami secara tegas akan menelusuri dari mana sumbernya dan siapa orangnya, kalau ditemukan kami tidak main-mengambil langka hukum,” tambahnya.

Ibnu mengajak masyarakat Kota Ternate agar tidak mudah terpengaruh atau terprovokasi oleh informasi bohong atau hoaks.

“Hoaks itu banyak sisi negatifnya. Untuk itu, mari kita menjemput pilkada ini dengan hati yang bersih agar demokrasi kita tetap terjaga,” ujar Ibnu.

Diketahui, sedikitnya ada 4 pasangan calon walikota dan wakil walikota Ternate yang resmi mendaftar ke KPU yaitu, Sahril Abdurrajak – Makmur Gamgulu, Tauhid Soleman – Nasri Abubakar, Santrani Abusama – Bustamin Abdulatif, Erwin Umar – Zulkifli Umar.

Pengurus Barikade-98 Provinsi Maluku Utara, Rusdi menambahkan, dinamika politik Kota Ternate beruba drastis setelah muncul pasangan calon Santrani Abusama-Bustamin Abdulatif.

Pasangan ini, menurut Rusdi, terus mendapat dukungan menuju hari pemungutan suara pada Pilkada Kota Ternate. Tentunya, hal ini akan membuat panik pasangan lain termasuk petahana.

“Pasangan ini merupakan kandidat terkuat untuk membawa Kota Ternate lebih sejahtera di era kepemimpinan selanjutnya. Mengantongi rekam jejak positif, Santrani dan Bustamin terus meraih dukungan masyarakat untuk menjadi walikota dan wakil walikota selanjutnya,” tandas Rusdi. (PN)

_______

Penulis: Muhammad Ilham Yahya

redaksi

Recent Posts

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

7 jam ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

7 jam ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

1 hari ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

1 hari ago

APBD Perubahan Ternate Tembus Rp988,83 Miliar

Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…

1 hari ago

Polisi: Tidak Ada Peluru Tajam di Aksi Protes Warga Banemo, Halteng

Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…

2 hari ago