Bayi laki-laki yang ditemukan dalam kardus. Foto: Istimewa
Seorang bayi ditemukan dalam kondisi hidup di depan teras Panti Asuhan Qur’ani yang beralamat di Kelurahan Jati, Kecamatan Ternate Selatan, pada Jumat, 12 Desember 2025 sekitar pukul 05.05 WIT.
Bayi tersebut ditinggalkan di dalam sebuah kardus, diselimuti kain, dan di sampingnya terdapat satu kotak susu bubuk SGM 0–12 bulan, satu botol berisi cairan susu, serta sebuah amplop putih berisi uang tunai dua lembar pecahan seratus ribu rupiah.
Kapolsek Ternate Selatan, Ipda Fatmawati, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut.
“Iya, telah ditemukan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki di depan teras Panti Asuhan Qur’ani, RT 002/RW 001 Kelurahan Jati, Kecamatan Ternate Selatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penemuan bayi itu pertama kali diketahui oleh seorang santri panti asuhan bernama Agus, yang saat itu hendak ke masjid untuk melaksanakan salat Subuh.
Saat berjalan menuju masjid sekitar pukul 05.05 WIT, Agus melihat sebuah kardus di pojok teras sebelah kiri panti. Karena penasaran, ia mendekat dan menemukan seorang bayi di dalam kardus tersebut.
Agus kemudian bergegas masuk ke dalam panti untuk memberitahu ustaz kepala panti mengenai temuan bayi tersebut. Kepala panti langsung mengecek ke lokasi, lalu menghubungi Ketua RT 002 Kelurahan Jati dan melaporkan kejadian itu kepada Polsek Ternate Selatan.
“Setelah menerima laporan, kami segera menuju TKP dan membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara,” pungkas Ipda Fatmawati.
Sejumlah penulis dan pegiat literasi resmi menyepakati sebuah event Ternate Menulis (TEMU), yang akan menjadi…
Sebanyak 302 penumpang asal Pulau Taliabu dan Kepulauan Sula akhirnya dapat pulang ke kampung halaman…
Proses penetapan pimpinan baru di tubuh Perumda Air Minum Ake Gaale Kota Ternate mulai menemukan…
Sebanyak 11 masyarakat adat dari Maba Sangaji mengajukan Permohonan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Pengadilan…
Praktisi hukum Maluku Utara, Wahyuningsi Madilis, mendesak Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Polda…
Oleh: Yanuardi Syukur Pengajar Antropologi Globalisasi di Universitas Khairun, Ternate "Shifting goals, unclear timelines and…