News  

Dishub: Pulau Taliabu Perlu Penambahan Trayek PELNI

Kepala Dinas Perhubungan Pulau Taliabu, Maluku Utara, Martono. Foto: La Ode Hizrat Kasim/cermat

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara mengusulkan penambahan trayek Kapal Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) untuk mempermudah masyarakat menuju wilayah Sulawesi dan Jawa.

Pengusulan penambahan trayek ini ditujukan untuk dua Kapal PELNI yang akan beroperasi di Pulau Taliabu dan masih dalam proses, serta menunggu balasan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Alur pengusulan trayek itu dibahas bersama Pemerintah Provinsi dan diusulkan ke Kemenhub. Melalui prosedural Pemkab Talibu usulkan trayek Pelni dan penambahan KM Sabuk Nusantara untuk rute Taliabu-Wakatobi.

Kepala Dinas Perhubungan Pulau Taliabu, Martono, mengatakan bahwa pihaknya belum bisa membeberkan dua kapal Pelni yang diusulkan untuk beroperasi di daerah setempat.

“Kalau untuk Kapal Pelni, saya belum bisa berikan informasi, karena sementara tahapan proses dan titik terangnya nanti dari pihak Kemenhub dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) turun dan meninjau lokasi perairan Pulau Taliabu,” kata Kadishub Pulau Taliabu, Martono kepada cermat, Rabu, 2 September 2026.

Yang jelasnya, kata dia, pengusulan trayek ini untuk melancarkan rute Pulau Taliabu, Sulawesi, dan Jawa agar masyarakat tidak melakukan transit transportasi jalur laut yang begitu banyak.

“Artinya yang kami usahakan ini, jalur transportasi laut bisa langsung dari Taliabu, Sulawesi, dan Jawa, serta tidak lagi memiliki banyak transit,” ujarnya.

Ia menegaskan lagi bahwa pihaknya belum bisa memberikan informasi lanjutan kepada masyarakat. Sebab, hal-hal yang diusulkan soal trayek masih sementara diproses.

“Kalau Kemenhub dan Pemprov sudah turun tinjau, soal layak dan tidaknya akan kami informasikan kepada masyarakat. Intinya, masih tahapan proses,” tutupnya.
___
Penulis: La Ode Hizrat Kasim

Baca Juga:  Pemerintah Pulau Taliabu Belum Menetapkan HET Minyak Tanah