News

AMPERA Malut Desak Kejati Tindaklanjuti Temuan BPK soal Anggaran Pemilu Rp 8,7 Miliar

Aliansi Pemerhati Demokrasi Maluku Utara (AMPERA Malut) menggelar aksi demonstrasi di Kantor BPK RI Perwakilan Maluku Utara dan Kejaksaan Tinggi Maluku Utara pada Senin, 29 Desember 2025.

AMPERA Malut menyoroti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Nomor 24/LHP/XXI.TER/12/2024 terkait Pengelolaan Anggaran Pemilu 2024 di KPU Provinsi Maluku Utara. Dalam temuan tersebut, BPK RI mencatat indikasi ketidakwajaran anggaran senilai Rp 8,7 miliar.

Melalui aksi bertajuk Desember Menyala, AMPERA Malut menilai temuan BPK RI bukan sekadar persoalan administratif, melainkan indikasi serius yang berpotensi mengarah pada tindak pidana korupsi dan mengancam integritas demokrasi.

Masa aksi mendesak BPK RI untuk memperjelas secara terbuka rincian temuan tersebut kepada publik, serta meminta Kejaksaan Tinggi Maluku Utara segera menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK RI secara transparan dan tanpa pandang bulu.

Dalam aksi yang digelar terdapat lima tuntutan, yakni meminta BPK RI memperjelas rincian temuan, mendesak Kejati Malut menindaklanjuti hasil pemeriksaan, menangkap dan mengadili pihak yang terlibat, membuka penanganan kasus secara transparan, serta memberikan kepastian bahwa setiap rupiah uang negara dikelola sesuai ketentuan hukum.

AMPERA Malut menyatakan akan melakukan aksi lanjutan hingga ada langkah nyata dari BPK RI Maluku Utara dan Kejati Maluku Utara dalam kasus ini demi menjaga marwah demokrasi dan kepercayaan publik. Termasuk memastikan setiap dugaan ketidakwajaran anggaran harus diproses melalui mekanisme hukum yang berlaku.

—–

Reporter: Fahri Aufat

redaksi

Recent Posts

Rusli Sibua Hadiri MoU Implementasi KUHP Baru di Kejati Malut

Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama jajaran Kejaksaan di…

7 jam ago

Harga Beras di Ternate Melonjak Jelang Ramadan, Berikut Rinciannya

Mayoritas harga beras di Pasar Gamalama Kota Ternate, Maluku Utara, melonjak naik jelang memasuki Ramadan…

7 jam ago

Usut Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi, Jaksa Periksa Kadis Pertanian Halmahera Utara

Penyidikan dugaan penyimpangan distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Halmahera Utara kian menghangat. Kejaksaan Negeri Halmahera…

7 jam ago

BPKAD Morotai Realisasikan Rp 614 Juta untuk Sekretariat dan Tunjangan DPRD

Menjelang bulan suci Ramadan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pulau Morotai, Maluku Utara,…

11 jam ago

Kejati dan Pemprov Maluku Utara Sepakati Penerapan Pidana Kerja Sosial di 10 Kabupaten/Kota

Jaksa Agung Tindak Pidana Umum (Jampidum) Republik Indonesia, Asep Nana Mulyana, menyaksikan langsung penandatanganan nota…

12 jam ago

Mentan Ultimatum Importir dan Distributor Nakal: Mainkan Harga Pangan, Izin Dicabut!

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman melontarkan peringatan keras kepada para pengusaha, distributor, hingga importir…

12 jam ago