Ilustrasi penanganan pasien COVID-19. Foto: Boombastis.com
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah warga yang positif COVID-19.
Hal itu untuk memastikan warga mendapat penanganan yang baik, meski dilakukan secara mandiri.
Pelaksana tugas Kepala Dinkes Halut, Selfianus Kaya mengatakan, warga Halut yang terpapar COVID-19 saat ini tersisa 8 orang, yang tersebar di sejumlah desa.
“Kasus positif saat ini menurun. Tinggal 8 orang yang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” katanya.
Ia menambahkan, melalui Puskesmas di kecamatan, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap 8 warga yang positif.
“Pelayanan tidak lagi dilakukan seperti sebelumnya, pasien COVID-19 melakukan isolasi di ruang khusus. Tapi semoga jumlah kasus tetap semakin menurun,” ucapnya.
Sekadar diketahui, sejak Februari lalu, kasus COVID-19 di Halut sempat meningkat hingga mencapai puluhan pasien. Namun memasuki Maret, warga yang terpapar COVID-19 semakin menurun.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…