Kepala Satpol PP Pulau Taliabu, Haruna Masuku. Foto: La Ode Hizrat Kasim/cermat
Dinas Pertanian Pulau Taliabu, Maluku Utara, diminta mempercepat payung hukum tentang penindakan hewan ternak yang masih berkeliaran di jalan.
Desakan itu disampaikan oleh Kepala Satpol-PP Pulau Taliabu, Haruna Masuku. Menurut Haruna, pusat perkotaan di Bobong saat ini masih berseliweran hewan ternak.
“Jadi mestinya dipercepat pembuatan payung hukumnya, agar kita bisa melakukan penindakan,” kata Haruna, kepada cermat, Minggu 6 Agustus 2023.
Ia menegaskan bahwa upaya tersebut harus segera dilakukan, mengingat tak lama lagi ada momentum penyambutan Hari Kesatuan Gerak (HKG) yang nanti digelar Oktober mendatang.
“Kalau tamu datang, terus dalam kota terlihat jorok pasti tidak enak dipandang dan pastinya daerah kita akan dinilai buruk,” ucap Haruna.
Ia mengaku, mengenai payung hukum ini, pihaknya telah menyampaikan secara resmi kepada Distan Pulau Taliabu.
“Sehingga kami dapat memiliki dasar untuk menertibkan hewan ternak maupun pemilik hewan. Kalau hanya imbauan berarti cuma pemberitahuan tapi sanksi hukumnya tidak ada,” tandasnya.
————-
Penulis: La Ode Hizrat Kasim
Editor: Rian Hidayat Husni
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…