News  

Dr. Hasbullah dari UNKHAIR Bawa Riset Fuli Pala pada Kuliah Tamu di UNSRAT

Dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNKHAIR sekaligus Ketua Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) Cabang Ternate, Dr. Hasbullah, S.TP., M.Sc., diundang sebagai narasumber utama dalam kegiatan Kuliah Tamu di Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), Manado.

Kegiatan akademik ini merupakan wujud kolaborasi strategis antara Fakultas Pertanian UNSRAT dan Fakultas Pertanian UNKHAIR, yang didukung penuh oleh PATPI Cabang Manado serta PATPI Cabang Ternate.

Acara tersebut dilaksanakan di Gedung PKM Lantai 3 FAPERTA UNSRAT mulai pukul 14.00 WITA, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan itu dipandu langsung oleh Ketua Jurusan Teknologi Pertanian FAPERTA UNSRAT, Dr. Ir. Gregoria S.S. Djarkasi, M.Si., yang bertindak sebagai moderator.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Hasbullah menyampaikan materi bertajuk “Potensi

Dr. Hasbullah saat memaparkan hasil riset pada kuliah tamu di Manado. Foto: Istimewa.

Antihiperglikemik Fuli Pala”. Di hadapan sivitas akademika UNSRAT, ia memaparkan keunggulan fuli (mace) — selaput biji pala — yang selain bernilai ekonomis tinggi, juga memiliki potensi besar di bidang pengembangan pangan fungsional dan kesehatan.

Dr. Hasbullah menjelaskan hasil risetnya yang mengkaji potensi fuli pala sebagai agen antihiperglikemik melalui serangkaian pendekatan ilmiah komprehensif, mencakup studi literatur (systematic review), uji in vitro, hingga uji in vivo pada hewan coba.

“Berdasarkan berbagai parameter yang diuji, fuli pala terbukti menunjukkan potensi nyata dalam membantu memperbaiki dan menstabilkan status glikemik (kadar gula darah),” ungkap Dr. Hasbullah kepada cermat, Jumat 03 Oktober 2026.

Dr Hasbullah bilang, serangkaian riset mengenai kemampuan antihiperglikemik fuli pala ini dilakukan melalui kolaborasi lintas lembaga bersama sejumlah akademisi dan peneliti bereputasi dari Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology(SEAFAST) Center IPB University serta Pusat Studi Satwa Primata (PSSP) IPB University.

Baca Juga:  Sherly Tjoanda Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca di Wilayah Maluku Utara

“Temuan-temuan penting dari hasil riset kolaboratif ini pun telah berhasil dipublikasikan di berbagai jurnal ilmiah internasional bereputasi, mulai dari kategori Q3 hingga Q1,” katanya.

Dosen dan peneliti PS THP UNKHAIR ini juga menyampaikan bahwa penelitian tersebut tidak berhenti di tahap laboratorium. Saat ini, riset masih terus dilanjutkan secara intensif menuju tahapan uji klinis guna mengonfirmasi efektivitas dan keamanannya sebelum dikembangkan menjadi produk komersial pangan fungsional atau nutrasetikal berbasis komoditas lokal Moloku Kie Raha.

Keterlibatan Dr. Hasbullah sebagai narasumber dalam forum ilmiah ini tidak hanya menegaskan komitmen UNKHAIR dalam mendorong hilirisasi riset komoditas unggulan daerah, tetapi juga semakin mempererat sinergi akademik dan keorganisasian antara UNSRAT, UNKHAIR, serta PATPI di wilayah Indonesia Timur.