Kajati Maluku Utara, Sufari. Foto: Samsul L
Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Maluku Utara akhirnya memeriksa mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, di Jakarta pada Senin, 12 Mei 2026.
Pemeriksaan dilakukan setelah Aliong Mus diketahui dua kali mangkir dari panggilan penyidik dengan berbagai alasan, termasuk sakit.
Aliong diperiksa terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan ruas jalan Tabona–Peleng di Kabupaten Pulau Taliabu. Proyek tersebut memiliki total anggaran sebesar Rp 7,3 miliar dan dikerjakan oleh CV Sumber Berkat Utama.
Karena dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik, tim dari Kejati Maluku Utara akhirnya mendatangi Aliong langsung di Jakarta untuk melakukan pemeriksaan.
Kepala Kejati Maluku Utara, Sufari, menegaskan pihaknya serius menangani perkara tersebut dan tidak akan memberi ruang bagi pihak yang mencoba menghindari proses hukum.
“Karena dua kali dipanggil tidak datang, akhirnya tim penyidik mendatangi langsung ke Jakarta untuk melakukan pemeriksaan. Ini bukti bahwa kami serius dan tidak main-main menangani kasus ini,” tegas Sufari, Selasa, 13 Mei 2026.
Sufari menambahkan, pemeriksaan di Jakarta merupakan bentuk komitmen Kejati Maluku Utara dalam mengusut dugaan korupsi proyek infrastruktur di Kabupaten Pulau Taliabu.
“Kami menjemput bola. Penanganan perkara ini dilakukan sungguh-sungguh. Tidak ada istilah berhenti di tengah jalan,” pungkasnya.
Upaya Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale akhirnya berbuah hasil—mengakhiri krisis air bersih selama 20…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara, akan meninjau lima lokasi penambangan pasir dan batuan…
Kawasan wisata Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, resmi menjadi Kawasan Siap QRIS. Bank Indonesia (BI) Maluku…
Partai Gerindra menyatakan mematuhi keputusan badan kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate terkait pemberhentian Nurjaya Hi…
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi melantik Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengklaim angka kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,59 persen mengalami…