Jaksa KPK saat berada di dalam ruangan persidangan kasus suap AGK. Foto: Samsul/cermat
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan setidaknya terdapat ratusan orang pemberi gratifikasi ke Mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba (AGK).
JPU KPK menyebut ratusan orang ini terdiri dari pejabat Pemrov Maluku Utara hingga pihak kontraktor. Mereka akan menjalani proses hukum karena telah terbukti dan mengakui perbuatannya masing-masing.
“Pemberi gratifikasi kurang lebih ada sekitar 100 orang lebih, yang kami yakini mereka memberikan gratifikasi,” kata Greafik, Salah satu JPU KPK, kepada cermat, Sabtu, 24 Agustus 2024.
Greafik menegaskan proses hukum dalam kasus suap AGK masih berjalan kendati sudah sampai ke tahap penuntutan.
Menurutnya, saat ini tim penyidik tengah mengusut Tindak Pidana Pencucian Uang (TTPU) atas tersangka AGK.
“Tidak berhenti sampai di sini proses hukumnya, karena saat ini penyidik sedang bekerja terkait dengan perkara TPPU,” ujarnya.
Ia menyebut penyidik akan menyerahkan hasilnya ke penuntut umum untuk diteliti apakah memenuhi syarat formil atau tidak baru pihaknya selaku penuntut mengajukan ke persidangan.
“Tentu fakta-fakta hukum bakal mencuat dan terus muncul, kami meyakini penuntasan perkara ini tidak berhenti sampai di sini saja. Kita tunggu saja kinerja dari teman-teman penyidik,” tutupnya.
Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Ternate memfinalisasi dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan Pemerintah…
Dinas Pendidikan (Disdik) Pulau Morotai, Maluku Utara, menyampaikan penjelasan terkait sejumlah barang pengadaan berupa mobiler…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara kembali memeriksa Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Samsuddin A.…
Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan di Maluku Utara…
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pulau Morotai meminta aparat penegak hukum dan inspektorat daerah melakukan…
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menyatakan apresiasinya terhadap peran media dalam momentum Hari Pers…