Categories: News

Kadis Transmigrasi Pulau Taliabu Ungkap Selisih Data TKA Milik PT ADT

Perselisihan data Tenaga Kerja Asing (TKA) di tambang PT. Adidaya Tangguh (ADT) di Pulau Taliabu, Maluku Utara diungkap Kepala Dinas Transmigrasi, Gafarudin usai mengecek di Kementerian Nakertrans RI.

Ia bilang, data TKA yang diberikan pihak pertambangan PT. ADT di akhir 2023 ke Dinas Transmigrasi tercatat sebanyak 40 pekerja asal TKA.

Namun, kata Gafarudin, pihaknya menaruh kecurigaan terhadap data tersebut. Setelah merasa ada kejanggalan, ia mengambil langkah untuk mengecek ke Kementrian Nakertrans dan menemukan kelebihan hingga 38 TKA.

“Setelah saya kroscek ke pusat, ternyata bukan hanya 40 TKA. Tapi, ada 78 TKA. Namun, ada 38 orang TKA lintas sektor yang datanya tidak dimasukkan dan tidak tercatat di Dinas Transmigrasi,” ungkap Gafarudin kepada cermat, Rabu, 15 Mei 2024.

“Dan Alhamdulillah, kami telah mengantongi data tersebut. Selebihnya, kami akan menegur pihak pertambangan tersebut,” tegasnya menambahkan.

Akhir bulan mei 2024 ini, Dinas Transmigrasi akan melakukan pengecekan TKA secara langsung di PT. ADT untuk diketahui seberapa banyak TKA yang ada di pertambangan.

“Kami berencana di akhir bulan mei ini turun ke tambang dan kami akan membawa data dari kementrian Nakertrans serta mengkroscek secara langsung TKA di sana,” katanya.

Baginya, data yang tercantum dalam sistem telah tercatat dengan pasport TKA. Untuk TKA yang tidak tercatat akan dikoordinasi datanya dengan PT. ADT.

“Jadi untuk sementara data yang falid dan TKA yang memiliki pasport sebanyak 78 orang, sementara itu, ada dugaan pihak PT. ADT gelapkan data 38 TKA ke Dinas Transmigrasi,” jelasnya.

Jika kedapatan, kata dia, TKA yang tidak memiliki pasport akan dilaporkan ke Kementrian Nakertrans dan Imigrasi.

“Kami akan mengambil langkah tegas sesuai perintah Kementrian Nakertrans. Jikan TKA tidak memiliki pasport akan dilaporka ke Imigrasi dan Kementian Nakertrans,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Petaka Nikel di Kawasi

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…

1 hari ago

Sejumlah Aktivitas Galian C di Desa Mamuya Resahkan Pengendara, APH Diminta Bertindak

Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…

2 hari ago

Oknum Brimob di Ternate Ditetapkan Tersangka Kasus KDRT, Polda Malut Pastikan Sanksi Tegas

Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…

3 hari ago

Pantauan: Tanggul Laut Desa Kenari Morotai Jebol Diterjang Ombak

Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…

4 hari ago

VIDEO: DODENGO

Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…

4 hari ago

Ansor Morotai Minta Warga Tak Terprovokasi Aksi Penghalangan di Tobelo, Tapi Pelaku Harus Diadili

GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…

4 hari ago