Advetorial

Kampanye MK BISA di Halmahera Utara: Togale dan Keberagaman

Kampanye Pilkada 2024 dari pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara yakni Muhammad Kasuba dan Basri Salama (MK-BISA) di Halmahera Utara disambut seluruh warga di bebera lokasi.

Kedatangan Dr. H Muhammad Kasuba ini, bahkan membuat suku Togale antusias merancang sambutan. Cakalele dari tokoh adat, lelaki maupun perempuan menambah semangat. Pesan keberagaman pun disampaikan MK-BISA, pasangan calon nomor urut 3 itu di Desa Gorua, Halmahera Utara, Sabtu 28 September 2024.

Kehadiran masyarakat yang begitu antusias, dipicu kerinduan mereka untuk bertemu langsung dengan Dr. H Muhammad Kasuba, yang dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan masyarakat.

Dalam sambutannya di hadapan ribuan warga, Dr. Muhammad Kasuba menekankan bahwa pemilihan kali ini adalah momen penting untuk menegaskan eksistensi kepemimpinan suku Togale di ranah provinsi Maluku Utara.

Ia menjelaskan bahwa jika seorang pemimpin dari suku Togale terpilih, maka hal itu tidak akan menjadi ancaman bagi masyarakat Maluku Utara.

“Justru, dengan keberagaman yang ada, semua pihak akan merasa menjadi bagian dari kepemimpinan tersebut,” ucapnya.

Muhammad Kasuba  juga menyampaikan pesan kuat tentang kebersamaan dan persatuan di Maluku Utara. Mantan Bupati Halmahera Selatan dua periode itu, mengingatkan bahwa masyarakat Togale dan seluruh etnis di provinsi tersebut akan merasa terwakili jika MK-BISA berhasil meraih kursi gubernur dan wakil gubernur.

Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa kepemimpinannya akan bersifat inklusif, tanpa diskriminasi, dominasi, atau monopoli, serta berkomitmen untuk memajukan seluruh golongan. “Kami adalah gubernur untuk semua,” tegasnya.

Muhammada Kasuba menegaskan, MK-BISA bertekad untuk menjadi pemimpin yang mewakili seluruh rakyat Maluku Utara, tanpa memandang latar belakang suku, rasa, agama atau golongan. (Tim)

redaksi

Recent Posts

Petaka Nikel di Kawasi

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…

2 hari ago

Sejumlah Aktivitas Galian C di Desa Mamuya Resahkan Pengendara, APH Diminta Bertindak

Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…

3 hari ago

Oknum Brimob di Ternate Ditetapkan Tersangka Kasus KDRT, Polda Malut Pastikan Sanksi Tegas

Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…

4 hari ago

Pantauan: Tanggul Laut Desa Kenari Morotai Jebol Diterjang Ombak

Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…

4 hari ago

VIDEO: DODENGO

Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…

4 hari ago

Ansor Morotai Minta Warga Tak Terprovokasi Aksi Penghalangan di Tobelo, Tapi Pelaku Harus Diadili

GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…

5 hari ago