Kapolda Irjen Pol Midi didampingi Wakapolda Brigjen Pol Samudi saat diwawancarai awak media. Foto: Samsul
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Midi Siswoko buka suara soal kasus kematian seorang pemuda di Pulau Morotai yang saat ini ditangani oleh Polres setempat.
Kematian korban atas nama Wario Supri Tamin alias Rio ini dinilai janggal oleh pihak keluarga. Mereka menduga kematian Rio lantaran dianiaya.
Dugaan penganiayaan dilakukan sejumlah rekan korban, 2 di antaranya merupakan anggota Polres Pulau Morotai, yakni Bripda RH dan Bripda LO, ditambah 1 orang ASN Pemda Morotai.
Saat kejadian dugaan penganiayaan mulai dari korban hingga orang-orang yang diduga pelaku dalam keadaan mabuk berat.
Kaca mobil korban pecah karena diduga dipotong menggunakan parang itu dilakukan oknum ASN.
Kasus ini menjadi sorotan mulai dari Praktisi Hukum Maluku Utara, hingga Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia.
“Kita akan tangani secara saintifik dan profesional,” tegas Kapolda Irjen Pol. Midi Siswoko, saat diwawancarai awak media usai mengikuti syukuran Hari Bhayangkara di Mapolda, Senin, 1 Juli 2024.
Kasus ini ditangani Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Morotai, bahkan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) juga melakukan pengawalan hingga dilakukan supervisi dan memberikan kepastian hukum.
“Jika memang tidak ada bukti yang mengarah ke anggota, kita akan hentikan, jika mengarah ke sana (anggota) kita tetap lanjutkan,” pungkasnya.
—–
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin di Provinsi Maluku Utara pada Maret 2026…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara, dalam waktu dekat akan meluncurkan aplikasi Teras Pendidikan…
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mulai menyiapkan program Hari Belajar Guru sebagai…
PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai Agustus…
Pencabutan status daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, dinilai tidak…
Masyarakat Maluku Utara diajak memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan serta…