News  

Kebakaran Melanda Perkebunan di Kao Teluk, ERT NHM Turun Tangan

Tim ERT NHM saat turun memadamkan kebakaran. Foto: Istimewa

Kebakaran melanda area perkebunan di Desa Makaeling, Kecamatan Kao Teluk, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (28/8). Kobaran api diperkirakan mulai meluas sekitar pukul 12.00 WIT dan mengancam menjalar ke area perkebunan lainnya.

Warga kemudian meminta bantuan untuk mengendalikan kobaran api. Informasi kebakaran diterima Emergency Response Team (ERT) Gosowong dari salah seorang warga.

Menindaklanjuti laporan tersebut, ERT segera berkoordinasi dengan Manager Health, Safety and Environment (HSE). PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) kemudian mengerahkan delapan personel ERT dan seorang paramedis, lengkap dengan kendaraan serta peralatan pemadam untuk membantu proses penanganan.

Tim ERT bersama pihak terkait memprioritaskan pemadaman pada titik-titik api dan area yang berpotensi menjadi jalur penyebaran. Selain pemadaman, tim melakukan pendinginan dan penyisiran di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

“Tim ERT melakukan pemadaman dengan menyesuaikan teknik penanganan dengan kondisi dan karakteristik lokasi. Selain memadamkan titik api, kami juga melakukan pendinginan dan penyisiran pada area sekitar untuk memastikan api benar-benar terkendali dan tidak kembali menyala,” ujar Kapten ERT NHM, Muhammad Irfan.

Dalam penanganan tersebut, NHM mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya fire truck, pompa, selang, nozzle, alat pelindung diri (APD), serta perlengkapan pendukung pemadaman lainnya.

Setelah api berhasil dikendalikan, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat kondisi cuaca yang panas dan kering. Masyarakat diimbau menjaga area perkebunan dan tanaman serta mengantisipasi potensi kebakaran yang dapat kembali terjadi dan meluas.

GM Geology Resources & Support NHM, Denny Lesmana, mengatakan respons cepat tim ERT membantu mempercepat proses penanganan sehingga kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar.

Baca Juga:  Jelang Ramadan, Warga Morotai Padati CBD

“Kami berharap dukungan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Di tengah musim kemarau, mari bersama-sama menjaga perkebunan dan tanaman serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan aman,” kata Denny.

Apresiasi disampaikan Kepala Desa Makaeling, Nurdin Salamat, atas bantuan NHM dalam menangani kebakaran tersebut.

“Luar biasa bantuan NHM menggerakkan tim dan unit pemadam sehingga mampu menyelesaikan pemadaman kebakaran,” ujarnya.

Hingga proses penanganan selesai, penyebab kebakaran belum diketahui. Cuaca panas dan kering dapat membuat vegetasi dan pepohonan lebih mudah terbakar, namun penyebab pasti kebakaran di area perkebunan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang.

Penulis: Samsul LaijouEditor: Rian Hidayat