News

Komitmen Puskesmas Sabatai Perkuat Layanan Kesehatan Lewat Program MMD dan CKG

Puskesmas Sabatai di Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara, terus berkomitmen memperkuat layanan kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di seluruh wilayah kerjanya di awal 2026.

Kepala Puskesmas Sabatai, Nurhayati Teppo, mengatakan bahwa selain CKG, pelaksanaan MMD menjadi agenda wajib yang harus dijalankan oleh puskesmas sebagai bagian dari perencanaan dan evaluasi pelayanan kesehatan desa.

“Jadi MMD itu dilakukan untuk bahas hasil survey kesehatan yang sebelunya dilakukan yaitu survei mawas diri. Kemuduian memetakan masalah kesehatan dalam desa dan merencanakan penyelesaian masalah kesehatan untuk dilakukan dalam setahun,” kata dia, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 26 Januari 2026.

“Dan kami Puskesmas Sabatai sudah melakukan kegiatam MMD di sembilan desa sebagai wilahah kerja di awal tahun ini,” tambahnya.

Terkait pelaksanaan CKG, ia bilang, kegiatan tersebut dilakukan setelah pelayanan posyandu selesai dilaksanakan. “Untuk CKG, itu dilakukan setelah dilakukannya posyandu baru melaksanakannya,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan CKG dilakukan secara rutin dan terjadwal setiap bulan untuk mencapai target pemeriksaan kesehatan masyarakat.

“Karena setiap puskesmas harus mencapai target, sehingga tiap bulan pelaksanaannya itu di setiap RT, karena wilayah kerja kami itu ada sembilan desa. Sementara untuk anggaran operasional, itu melekat di BOK karena sekarang menunya sudah ada disitu,” jelasnya.

“Jadi untuk pelaksanaan CKG itu dilakukan satu bulan sekali dalam setahun di setiap desa atau wilayah kerja dan harus capi target,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak ragu memanfatkan layanan CKG yang disediakan puskesmas.

“Kami harap masyarakat bisa datang memanfaatkan layanan yang ada, karena pemeriksaan di kegiatan itu dilakukan secara gratis, sehingga penting agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini, dan apabila ditemukan resiko kesehatan atau masalah kesehatan pada masyarakat bisa langsung diberikan penanganan lebih cepat” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

IKAPATTI Maluku Utara Berbagi 500 Paket Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama

Dewan Pengurus Daerah Ikatan Alumni Universitas Pattimura (DPD IKAPATTI) Maluku Utara menggelar aksi sosial berbagi…

3 jam ago

Sejumlah Penulis di Ternate Menggagas Event TEMU, Bangun Ekosistem Baru Literasi Maluku Utara

Sejumlah penulis dan pegiat literasi resmi menyepakati sebuah event Ternate Menulis (TEMU), yang akan menjadi…

15 jam ago

Berkat Kordinasi Cepat Lintas Sektor, 302 Warga Taliabu–Sula Nikmati Mudik Gratis

Sebanyak 302 penumpang asal Pulau Taliabu dan Kepulauan Sula akhirnya dapat pulang ke kampung halaman…

15 jam ago

Kemendagri Beri Pertimbangan, Firman Sjah Diusulkan Jadi Direktur Utama Perumda Ake Gaale

Proses penetapan pimpinan baru di tubuh Perumda Air Minum Ake Gaale Kota Ternate mulai menemukan…

15 jam ago

11 Masyarakat Adat Maba Sangaji Ajukan PK, Lawan Kriminalisasi Lewat Pasal 162 UU Minerba

Sebanyak 11 masyarakat adat dari Maba Sangaji mengajukan Permohonan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Pengadilan…

2 hari ago

Praktisi Hukum Minta BPOM dan Polda Malut Tindak Dugaan Kosmetik Mengandung Merkuri

Praktisi hukum Maluku Utara, Wahyuningsi Madilis, mendesak Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Polda…

2 hari ago