Tampak depan Kantor Wali Kota Ternate. Foto: Eko Pujianto/cermat
Pemerintah Kota Ternate mulai meningkatkan ritme kerja pasca-libur Lebaran. Dalam pertemuan yang dipimpin langsung Wali Kota M. Tauhid Soleman bersama Wakil Wali Kota Nasri Abubakar, sejumlah agenda krusial menjadi sorotan utama, mulai dari pembenahan fasilitas umum hingga kesiapan audit keuangan daerah.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menyampaikan bahwa Wali Kota telah menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mengaktifkan kembali pelayanan publik secara normal.
“Pak Wali meminta seluruh OPD kembali melaksanakan aktivitasnya sesuai tupoksi. Pelayanan yang mungkin sempat menyesuaikan selama Ramadan, kini harus kembali berjalan optimal karena waktu operasional sudah normal,” ujar Rizal usai Rapat pimpinan OPD, pada Senin, 30 Maret 2026.
Salah satu poin penekanan dalam arahannya adalah perbaikan sejumlah fasilitas di ruang publik yang mulai mengalami kerusakan. Rizal menyebutkan beberapa titik yang menjadi prioritas pembenahan dalam waktu dekat.
“Ada beberapa fasilitas yang perlu dibenahi sedikit demi sedikit, seperti lubang di ujung Taman Nukila, perbaikan lampu penerangan jalan, hingga lampu dekoratif dan pendukung lainnya agar estetika kota tetap terjaga,” ungkapnya.
Penyerahan LKPD dan Persiapan Audit BPK
Di sisi administratif, Pemerintah Kota Ternate dijadwalkan akan menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara pada Selasa 31 Maret 2026 besok pukul 14.00 WIT.
Rizal menegaskan, setelah penyerahan tersebut, tim pemeriksa BPK akan segera melakukan audit terperinci. Oleh karena itu, seluruh pimpinan OPD diminta kooperatif dan mempersiapkan data yang dibutuhkan.
“Insya Allah besok siang Pak Wali dan Pak Wakil akan menyerahkan LKPD. Artinya, pimpinan OPD harus siap karena tim pemeriksa akan mulai masuk dalam beberapa hari ke depan untuk pemeriksaan terperinci,” tegas Rizal.
Ternate Menuju Tuan Rumah JKPI
Selain urusan internal, Pemkot Ternate juga tengah bersiap menyambut agenda besar, yakni Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang akan digelar Agustus mendatang. Sebagai tuan rumah, penataan pasar dan pengelolaan sampah menjadi fokus utama.
“Pasar buah harus ditata kembali, titik-titik timbulan sampah dikoordinasikan dengan pihak kelurahan. Kita ingin memastikan saat pelaksanaan JKPI nanti, Ternate menjadi kota yang ramah dan sampahnya terkelola dengan baik,” tambahnya.
Tak hanya itu, Pemkot juga tengah mematangkan persiapan promosi daerah “Ternate Tidore” di Hotel Borobudur Jakarta selama tiga bulan ke depan, yang bertujuan untuk memperkenalkan potensi kuliner dan destinasi wisata secara nasional.
Gaji dan THR Cair Mulai 1 April
Kabar baik juga datang bagi para ASN di lingkup Pemkot Ternate. Rizal memastikan bahwa pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) akan mulai disalurkan pada 1 April melalui Bank BPRS secara bertahap.
“Gaji dan THR insya Allah mulai dibayarkan tanggal 1. Kami sudah bagi jadwalnya dalam tiga hari; Rabu, Kamis, dan Jumat agar proses penyaluran melalui Bank BPRS bisa berjalan lancar bagi seluruh OPD,” tutupnya.
Pemerintah Kota Ternate terus mematangkan persiapan jelang pelaksanaan pameran seni, budaya, dan kuliner yang akan…
Kapal penangkap ikan KM Nazila 05 jenis pajeko asal Sulawesi dilaporkan tenggelam di perairan Maluku…
Ketua GAMKI Halmahera Utara sekaligus anggota DPRD Maluku Utara, Aksandri Kitong, resmi dipolisikan buntut dugaan…
Anggota DPRD Maluku Utara, Aksandri Kitong menyampaikan permohonan maaf ke publik dan mengklarifikasi tangkapan layar…
Jagat media sosial di Maluku Utara dihebohkan dengan beredarnya tangkapan layar percakapan grup WhatsApp yang…
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…