ASN saat berada di depan Kantor Polda Maluku Utara. Foto: Istimewa
Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemda Halmahera Utara melakukan unjuk rasa di depan Polres untuk membela Bupati Frans Manery, Kamis, 22 Agustus 2024.
Kedatangan mereka yang dipimpin Kasat Satpol PP, Muhammad Kacoa dengan membawa beberapa spanduk. Satu spanduk di antaranya bertuliskan “Kapolres Halut segera tangkap oknum yang melakukan pencemaran nama baik Bupati”.
Kacoa dalam orasinya mengatakan, proses hukum yang diduga melibatkan Bupati Frans Manery telah dicabut oleh para pelapor. Tapi, kata ia, ada oknum lain yang masih sengaja melakukan provokasi atas kasus tersebut di Polda Maluku Utara.
“Kami benar-benar paham dengan kondisi sosial bahkan tingkat maksimal dari keamanan di Halmahera Utara saat ini. Jika benar di suatu waktu nanti bupati dipaksa dan dijerat oleh Polda Maluku Utara, maka tidak menutup kemungkinan di Halmahera Utara akan menjadi salah satu tempat yang menjadi sorotan publik nanti,” tegasnya.
Kacoa bilang, pihaknya menyampaikan secara umum kepada rakyat Halmahera Utara untuk lebih teliti untuk membaca oknum-oknum yang memprovokasi Bupati Halmahera Utara, bahkan berita-berita yang beredar hari ini Bupati dipanggil oleh Polda.
“Karena itu kami meminta kepada pihak kepolisian untuk menetralisasi kondisi sosial di Halmahera Utara. Maka ini sebagai representasi masyarakat kepada Polda Maluku Utara untuk mengusut tuntas oknum-oknum yang memprovokasi terhadap kasus ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolres Halmahera Utara, AKBP Faidil Zikri ketika dikonfirmasi terpisah mengatakan, kedatangan mereka untuk menyampaikan terkait kasus Bupati yang sudah ditangani Polda.
“Pada prinsipnya semua mengharapkan situasi Kamtibmas yang aman, nyaman tentram, dan damai,” katanya.
—-
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…