News  

Nelayan Batang Dua Ditemukan Selamat Setelah Hampir Satu Bulan Hilang

Nelayan Batang Dua saat dievakuasi di kapal Prancis. Foto: Istimewa

Nelayan asal Desa Bido, Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Esau Sidemo (57), yang dilaporkan hilang ditemukan selamat. Nelayan ini dilaporkan terseret arus saat melaut sejak 7 Juli 2026, akhirnya ditemukan oleh sebuah kapal kargo LNG berbendera Prancis di tengah Samudra Pasifik.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan informasi mengenai penemuan korban diterima Command Center Kantor SAR Ternate pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 14.00 WIT dari anggota DPRD daerah pemilihan Batang Dua.

“Korban ditemukan dalam keadaan selamat oleh kapal kargo LNG Endeavour berbendera Prancis yang sedang melintas di Samudra Pasifik,” kata Iwan.

Usai menerima informasi tersebut, Basarnas Ternate segera menghubungi keluarga korban di Pulau Batang Dua dan memperoleh kontak awak kapal yang mengevakuasi Esau. Dari hasil koordinasi dengan pihak kapal diketahui korban pertama kali terlihat secara visual oleh salah seorang awak kapal pada Sabtu, 1 Agustus 2026 pukul 17.23 waktu setempat (GMT+9) di koordinat 07°33.5′ LU / 138°59.7′ BT.

Menurut Iwan, perahu kecil yang digunakan korban tidak terdeteksi radar maupun peralatan navigasi kapal. Korban berhasil ditemukan berkat kejelian salah satu awak kapal yang melihat keberadaannya di tengah lautan.

Setelah korban terlihat, kapal langsung mengubah haluan menuju lokasi. Saat proses penyelamatan berlangsung, Esau sempat melompat ke laut sehingga awak kapal segera melemparkan pelampung penyelamat yang berhasil diraih korban.

“Korban kemudian dievakuasi ke atas kapal menggunakan gangway dalam kondisi lemah dan langsung mendapat pertolongan pertama. Selanjutnya korban dirawat di rumah sakit kapal berdasarkan konsultasi medis jarak jauh dengan dokter di Prancis,” ujarnya.

Setelah kondisinya berangsur membaik, Esau ditempatkan di salah satu kabin kapal untuk menjalani pemulihan hingga dapat diserahkan kepada pihak berwenang.

Baca Juga:  Kejati Malut Didesak Evaluasi Kejari Sula dan Tuntaskan Kasus BTT

Saat ini, kapal LNG Endeavour sedang berlayar menuju Yangshan LNG Terminal, Shanghai, China, dengan estimasi tiba pada 7–8 Agustus 2026. Basarnas Command Center telah meminta pihak kapal berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) maupun Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Shanghai guna mengurus proses pemulangan korban ke Indonesia.

Iwan memastikan kondisi Esau terus dipantau oleh tim medis kapal selama perjalanan.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada nakhoda beserta seluruh awak kapal LNG Endeavour yang telah menyelamatkan dan merawat korban dengan sangat baik. Basarnas akan terus memantau perkembangan hingga proses pemulangan korban ke keluarganya di Pulau Batang Dua,” pungkasnya.

Esau Sidemo merupakan warga Desa Bido, Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate. Ia dilaporkan hilang sejak 7 Juli 2026 setelah terseret arus saat melaut seorang diri. Penemuannya dalam keadaan selamat mengakhiri penantian panjang keluarga setelah hampir satu bulan tidak diketahui keberadaannya.

Penulis: Tim cermatEditor: Ghalim Umabaihi