Advetorial

NHM Tegaskan Komitmen Taat Hukum, Klarifikasi Ketidakhadiran dalam Mediasi Kemnaker

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menegaskan komitmennya untuk mematuhi hukum dan menghormati institusi negara.

Hal ini disampaikan dalam klarifikasi resmi terkait ketidakhadiran Presiden Direktur NHM dalam undangan mediasi Perselisihan Hubungan Industrial yang difasilitasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI).

Manajer Human Resources/Industrial Relations (HR/IR) NHM, Rony Kasenda, menjelaskan bahwa sebagai bentuk itikad baik, manajemen telah menghadiri sesi klarifikasi lanjutan bersama kuasa hukum perusahaan dan pimpinan tiga serikat pekerja internal.

Tiga pimpinan serikat tersebut adalah Ketua PUK SPKEP SPSI Rusli Abdulah, Ketua PB GSBM Rudi Pareta, dan Ketua PK FPE KSBSI Andi Mochtar.

Melalui kuasa hukumnya, Iksan Maujud, NHM menyampaikan bahwa ketidakhadiran Presiden Direktur bukanlah bentuk pengabaian terhadap institusi negara. Saat undangan diterima, yang bersangkutan sedang menjalankan urusan keluarga mendesak di luar negeri sehingga tidak memungkinkan untuk segera kembali ke Jakarta.

“Kami sangat menghormati institusi negara. Selama ini NHM selalu bersikap kooperatif dalam berbagai agenda resmi yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun serikat pekerja,” tegas Iksan.

Ia juga menambahkan bahwa NHM memiliki rekam jejak positif dalam menghadiri berbagai forum tripartit, seperti yang digelar bersama Dinas Ketenagakerjaan Halmahera Utara, DPRD Kabupaten Halmahera Utara, Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Maluku Utara, hingga Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Bahkan bulan lalu, NHM terlibat langsung dalam dialog bersama Komisi II DPRD Provinsi Maluku Utara dan Komisi III DPRD Kabupaten Halmahera Utara terkait isu ketenagakerjaan.

Menanggapi tudingan bahwa NHM tidak menghargai institusi negara, Rony Kasenda menegaskan bahwa anggapan tersebut tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan opini publik.

“Jangan katakan bahwa NHM tidak menghormati institusi negara. Justru kami menjalin komunikasi aktif dengan berbagai instansi resmi dan selalu hadir dalam undangan formal,” ujarnya.

NHM, tambah Rony, akan terus menjunjung tinggi prinsip keterbukaan, menaati hukum, serta membina hubungan industrial yang sehat dan produktif bersama seluruh pemangku kepentingan di wilayah lingkar tambang.

redaksi

Recent Posts

Polisi Imbau Warga Morotai Tak Terlibat Penjualan dan Peredaran Captikus

Personel Patmor Cobra Satuan Samapta Polres Pulau Morotai, Maluku Utara mengamankan 24 kantong minuman keras…

9 jam ago

Cegah DBD, IWIP dan Weda Bay Nickel Perkuat Peran Weda Bay Medical Center

Komitmen menjaga kesehatan pekerja di tengah masifnya operasional industri terus ditingkatkan oleh PT Indonesia Weda…

18 jam ago

Dinkes Morotai Latih Bidan Puskesmas Tingkatkan Pelayanan KB

Dinas Kesehatan Pulau Morotai, Maluku Utara menggelar pelatihan pelayanan kontrasepsi bagi tenaga bidan dari seluruh…

22 jam ago

Kapolres Halmahera Timur Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Wujud Penyegaran Organisasi

Kapolres Bobby Kusuma Ardiansyah memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Reskrim Polres Halmahera Timur…

23 jam ago

TNI Aktif Bubarkan Pemutaran Film Pesta Babi, Apa Tinjauan Hukumnya?

Oleh: Alfian M. Hamzah S.T S.H Pegiat Literasi Anak Bangsa Pembubaran kegiatan nonton bareng (nobar)…

1 hari ago

Kasus Dana Hibah Masjid Tijaaratan di Halut Naik Tahap Penyidikan

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Halmahera Utara, Rahmat, mulai membuktikan komitmennya dalam memberantas praktik dugaan korupsi…

1 hari ago