Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly. Foto: Sansul Sardi/cermat
TAPD Kota Ternate, Maluku Utara, kembali merasionalisasi pagu anggaran KUA-PPAS 2023, yang diserahkan bersama dokumen KUA-PPAS Perubahan 2022.
Kepala Bappelitbangda Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan rasionalisasi pendapatan dan belanja pada dokumen KUA-PPAS 2023 telah dibahas bersama OPD teknis terkait.
“Dari hasil rasionalisasi tahap satu, pagu anggaran pada perubahan sebesar Rp 1,6 triliun lebih,” kata Rizal, Rabu (24/8).
Besaran pagu anggaran itu, kata Rizal, belum bersifat final. Karena penetapan besarannya harus menunggu dana transfer dari pusat.
“Tapi pada prinsipnya tidak ada perbedaan, hanya rasionalisasi saja,” ujarnya.
Diketahui, dalam rasionalisasi pagu anggaran indikatif dalam dokumen KUA-PPAS 2023, Banggar DPRD Ternate menemukan ada perbedaan pada Dinas Kelautan dan Perikanan.
Dimana, usulan DKP secara keseluruhan sebesar Rp 17 miliar. Tapi yang diusulkan oleh BPKAD berubah menjadi Rp 13 miliar.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Ternate, Makmur Gamgulu, menilai perbedaan itu disebabkan Bappelitbangda dan BPKAD tidak memiliki kesamaan anggaran penyusunan pagu indikatif.
“Makanya OPD-OPD juga kebingungan memakai pagu indikatif yang mana, karena ada dua pagu yang berbeda,” jelasnya.
Sementara, kata Makmur, pagu indikatif adalah alokasi anggaran yang ditetapkan untuk mendanai belanja pemkot.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…