Pintu ruangan Sekretaris Daerah Kota Ternate dicoret oleh orang tak dikenal. Foto: Istimewa
Internal Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, bergejolak. Pintu ruangan Sekretaris Daerah, Jusuf Sunya, dicoret orang tak dikenal.
Coretan itu tertulis ganti sekot dalam kegaduan pemkot. Kabarnya, aksi vandalisme tersebut terjadi pada Selasa, 13 Juni 2023 dini hari.
Pelaku diduga orang dekat Wali Kota M. Tauhid Soleman. Belakangan ini, wacana pergantian Sekda terus mencuat ke publik.
Tulisan itu sudah dihapus oleh beberapa staf sekitar pukul 08.24 WIT setelah apel pagi. Sekda sendiri tak berada di Ternate.
“Saya juga baru dapat kiriman foto tadi pagi,” ucap Jusuf kepada wartawan. Saat ini Jusuf berada di Ambon menghadiri Diklat PIM 3.
Ia mengaku telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Ternate. “Biar pihak kepolisian yang bekerja soal ini,” ucapnya.
Salah satu staf sekretariat yang menolak namanya disebut, menanyakan kinerja petugas Satpol PP yang sedang piket di pos jaga.
“Masak Satpol PP kebobolan di kantor wali kota. Harusnya kan mereka tahu siapa saja yang keluar masuk kantor,” ucap staf tersebut.
Terpisah, Kapolres Ternate, AKBP Andik Purnomo Sigit, ketika dikonfirmasi lewat telepon mengaku sudah menerima informasi tersebut.
“Saya dapat pesan WhatsApp dari Pak Sekda. Yang jelas bila ada laporan resmi, maka akan kami tindaklanjuti,” tegas Andik.
________
Penulis: Muhammad Ilham Yahya
Editor : Nurkholis Lamaau
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang…
Oleh: Budi Nurgianto (Jurnalis dan Anggota AJI Ternate) SETIAP kali bertemu dan ngobrol bersama kawan…
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate menetapkan owner investasi Zahra Berkah, SAHM alias Sahriyani, sebagai…
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pulau Morotai, Maluku Utara mengklarifikasi status…
Setelah sekitar delapan tahun terkendala persoalan pembebasan bangunan kafe, ruas jalan yang menghubungkan Desa Pandanga…
Sejumlah lembaga bantuan hukum, advokat, akademisi, pemerhati sosial, hingga elemen masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara,…