DPC Partai Demokrat Pulau Taliabu, Maluku Utara saat membagikan santunan. Foto: La Ode Hizrat Kasim/cermat
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat di Pulau Taliabu, Maluku Utara, berbagi santunan untuk anak yatim hingga janda, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24.
Ketua DPC Partai Demokrat, M Taufik Toyib Koten mengatakan, pemberian santunan itu berupa paket sembako seperti telur, minyak kelapa, gula pasir dan mie instan. Kemudian ditambah dengan sejumlah uang tunai.
“Kegiatan ini kita selenggarakan di dua tempat yakni di pesantren Darul Amanah Desa Nggele, Taliabu Barat Laut dan pesantren Al Fatah desa Kilong, Taliabu Barat. Serta penyantunan terhadap janda dan anak yatim. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama,” kata M Taufik kepada cermat, Selasa, 9 September 2025.
Ia bilang, santunan terhadap pesantren, janda dan anak yatim akan menjadi prioritas dalam program partai Demokrat Pulau Taliabu.
“Ini adalah bentuk kepedulian partai terhadap kondisi sosial saat ini serta giat yang dilaksanakan ini adalah bagian dari program tahunan partai Demokrat,” jelasnya.
Senada, ditambahkan salah satu anggota DPRD Taliabu dari partai Demokrat, Irma H Salimu mengatakan, HUT ke-24 ini menjadi semangat bagi seluruh kader partai Demokrat untuk berkontribusi kepada masyarakat. Terutama pesantren, janda dan anak yatim.
“Semoga dengan adanya santunan ini menjadi berkah dan meringankan beban bagi mereka yang wajib menerima santunan,” harap Irma H Salimu.
___
Penulis: La Ode Hizrat Kasim
Sejumlah penulis dan pegiat literasi resmi menyepakati sebuah event Ternate Menulis (TEMU), yang akan menjadi…
Sebanyak 302 penumpang asal Pulau Taliabu dan Kepulauan Sula akhirnya dapat pulang ke kampung halaman…
Proses penetapan pimpinan baru di tubuh Perumda Air Minum Ake Gaale Kota Ternate mulai menemukan…
Sebanyak 11 masyarakat adat dari Maba Sangaji mengajukan Permohonan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Pengadilan…
Praktisi hukum Maluku Utara, Wahyuningsi Madilis, mendesak Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Polda…
Oleh: Yanuardi Syukur Pengajar Antropologi Globalisasi di Universitas Khairun, Ternate "Shifting goals, unclear timelines and…