Tampak depan Plaza Gamalama Modern di Ternate. Foto: Istimewa
Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, menargetkan bangunan Plaza Gamalama Modern, akan dioperasikan setelah lebaran Idul Fitri tahun ini.
Ini setelah sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah(OPD) diundang untuk dimintai penjelasan terkait kesiapan pengoperasian bangunan tersebut.
Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly, usai menggelar pertemuan, Kamis (10/3) sore tadi, mengungkapkan rapat koordinasi yang diinisiasi pihaknya itu membahas kesiapan difungsikannya plaza terbesar di Maluku Utara tersebut.
Pimpinan OPD yang diundang, kata Rizal, ntara lain PUPR, BPKAD, Disperindag, BP2RD, Bagian Kerjasama, Bagian Hukum, serta pihak pelaksana PT Intim Kara.
“Bangunan lantai empat yang menelan anggaran Rp 92,5 miliar itu, berdasarkan penjelasan dari pihak PT Intim Kara, secara fisik bangunan tersebut telah selesai dikerjakan, bahkan telah diserahterimakan kepada Dinas PUPR akhir Desember 2021 kemarin,” ucap Rizal.
Ia bilang, meski demikian, pihak PT Intim Kara selaku pelaksana kegiatan, bakal mendatangkan tim, guna mengecek instalasi listrik termasuk escalator, apakah berfungsi secara baik atau tidak.
“Kami juga telah memerintahkan kepada PUPR melalui Bidang Cipta Karya, turun ke lapangan mengecek luasan bangunan untuk kepengurusan dokumen IPAL,” ujarnya.
Dalam rakor tersebut, diputuskan bahwa nantinya akan dibentuk Panitia lelang yang diberi SK oleh Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman.
Ia mengatakan, tim yang nantinya dibentuk akan dievaluasi setiap saat agar diketahui kendalanya seperti apa.
“Jadi tim yang dibentuk ini nantinya akan dievaluasi setiap saat. Karena selama ini OPD terkesan berjalan sendiri-sendiri, kita tidak tahu kendalanya apa saja,” tandasnya.
Setelah semuanya rampung, tambah Rizal, selanjutnya dilakukan perhitungan melalui Lembaga Afrizal dari Makassar, yang nantinya menjadi acuan kerja sama dengan pihak ketiga, pengelola aset milik Pemkot itu.
“Jadi sebelum dilelang, harus dilakukan perhitungan terlebih dahulu melalui lembaga Independen. Dan kita targetkan setelah lebaran, semua dokumen menyangkut persiapan pelelangan sudah harus rampung,” pungkasnya.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…