Ilustrasi polisi periksa sejumlah ASN Halsel. Foto: Istimewa
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Maluku Utara kembali mulai melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemda Halmahera Selatan.
Pemeriksaan tersebut mengenai dugaan tindak pidana korupsi anggaran operasional kepala daerah Halmahera Selatan dengan total anggaran Rp 8.544.966.000 dan merugikan negara Rp 3.474.311.013.
Dalam kasus ini terdapat lima tersangka, mereka adalah mantan Bupati Bahrain Kasuba, mantan Sekretaris Daerah Helmi Surya Botutihe, mantan Kepala Bagian Umum Saimah Kasuba, mantan Kabag Hukum Ilham Abubakar, dan mantan Bendahara Sekretariat Junaidi Hasjim.
Informasi yang dihimpun cermat, saksi-saksi ini dilakukan pemeriksaan di gedung Polres Halmahera Selatan, yang dipimpin langsung Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Maluku Utara, Kompol Rusli Mangoda.
Ketika dikonfirmasi cermat, Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol Michael Irwan Thamsil membenarkan adanya pemeriksaan saksi soal kasus tersebut.
“Iya benar, hari ini sedang dilakukan pemeriksaan saksi-saksi,” jelas Michael, Rabu, 11 Mei 2023.
Michael menambahkan, pemeriksaan ini menurutnya sesuai petunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara.
“Jika petunjuk jaksa sudah dilakukan, penyidik segera mungkin melimpahkan kembali berkas ke Jaksa,” pungkasnya.
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mendesak pemerintah daerah bersama DPRD…
Persistensi DPD RI atas Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan memasuki lembaran baru. Pada Kamis, 25…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara menjerat mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, dengan pasal berlapis…
Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar serangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menahan mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, usai menjalani…
Fenomena kemunculan ular piton raksasa di kawasan permukiman hingga menyerang warga saat berangkat ke kebun…