News

Polda Malut Tegaskan Kasus Lima Tersangka Penggelapan Dana PT ARA Tetap Berlanjut

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara memastikan proses hukum terhadap lima tersangka mantan karyawan PT Alam Raya Abadi (ARA) yang diduga terlibat dalam kasus penggelapan dana perusahaan senilai Rp 35 miliar masih terus berlanjut.

Kelima tersangka masing-masing berinisial GGM, GXK, LX, ZH, dan WT. Mereka sebelumnya sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Direktur Reskrimum Polda Maluku Utara, Kombes Pol I Gede Putu Widyana, saat dikonfirmasi menegaskan, penanganan kasus tersebut tidak dihentikan dan masih dalam proses penyidikan.

Menurut Widyana, tim penyidik saat ini masih melakukan penyidikan secara menyeluruh sesuai dengan arahan dan rekomendasi dari Bareskrim Polri.

“Kami masih melakukan penyidikan secara menyeluruh sehubungan dengan rekomendasi hasil gelar perkara di Biro Wasiddik Bareskrim Polri,” tegas Widyana saat ditemui di Ibu Kota Sofifi, Senin, 5 Januari 2026.

Terkait keberadaan para tersangka, Widyana menyatakan akan kembali mengecek informasi tersebut kepada tim penyidik yang menangani perkara tersebut.

“Nanti saya cek kembali terkait keberadaan kelima tersangka,” ujarnya.

Sebagai informasi, sebelumnya kelima tersangka mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Ternate karena tidak menerima penetapan status tersangka oleh Polda Maluku Utara.

Namun, dalam putusannya, Majelis Hakim menyatakan bahwa penetapan tersangka terhadap kelima orang tersebut telah sesuai dengan prosedur hukum dan gugatan praperadilan dinyatakan ditolak, sehingga dimenangkan oleh Polda Maluku Utara.

redaksi

Recent Posts

Ketika Salwa Salsabila Kharie Harumkan Nama Morotai Lewat Duta Ekobudaya Indonesia

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri daerah asal Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Salwa Salsabila Kharie,…

13 jam ago

Gapolida; Pulau Hiri, Bahasa & Mantra

Oleh: Ramdan Sahib PERTEMUAN pertama saya dengan WDGafoer tidak terjadi secara langsung, melainkan lewat remah-remah…

1 hari ago

Biaya Pemasangan Listrik di Taliabu Dikeluhkan, Begini Respons PLN

Setelah bertahun-tahun menanti, tiga desa di Kecamatan Taliabu Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, akhirnya…

2 hari ago

Fans Diminta Taati Imbauan saat Nobar Piala Dunia di Kawasan Benteng Oranje

Pengelola Cagar Budaya Benteng Oranje, Kota Ternate, menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat menjaga keselamatan dan…

2 hari ago

Bupati Haltim Pastikan PPPK dan Honorer Tak Akan Dirumahkan, Pemda Siapkan Skema Alternatif

Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur memastikan belum memiliki rencana untuk merumahkan maupun memberhentikan Pegawai Pemerintah dengan…

2 hari ago

Polisi Libatkan Dua Kementerian Jadi Ahli dalam Penyelidikan Kapal Pengangkut Ore Nikel Tenggelam di Halteng

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara terus mendalami kasus tenggelamnya kapal tongkang…

2 hari ago