Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Bambang. Foto: Samsul/cermat
Tim gabungan dari Polda Maluku Utara dan Polres Halmahera Utara memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di wilayah tersebut.
Tambang ilegal yang dimaksud berlokasi di Desa Roko, Kecamatan Galela Barat, Halmahera Utara. Saat ini, lokasi tambang telah dipasangi garis polisi (police line), dan sejumlah barang bukti turut disita, di antaranya tromol, tong, genset, tali konveyor, serta dinamo penggerak.
Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Bambang, membenarkan bahwa pemeriksaan terhadap para saksi tengah berlangsung di Polres Halmahera Utara.
“Saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Ada sekitar delapan orang saksi yang telah diperiksa,” kata Bambang saat ditemui di Mapolda, Senin, 14 April 2025.
Ia menegaskan bahwa penindakan ini merupakan instruksi langsung dari Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono dan Wakapolda Brigjen Pol Stephen M. Napiun, dengan tujuan menertibkan aktivitas tambang ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat dan merusak lingkungan.
“Tim penertiban dan penindakan tambang ilegal ini berjumlah 56 personel,” ujarnya.
Selain di Halmahera Utara, kata Bambang, tim juga melakukan penertiban di tiga lokasi lain di wilayah Maluku Utara.
“Ke depan, pengawasan akan lebih diperketat agar aktivitas tambang ilegal tidak terus berlangsung, termasuk pengawasan terhadap bahan-bahan berbahaya bagi lingkungan seperti merkuri dan sianida,” pungkasnya.
Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama jajaran Kejaksaan di…
Mayoritas harga beras di Pasar Gamalama Kota Ternate, Maluku Utara, melonjak naik jelang memasuki Ramadan…
Penyidikan dugaan penyimpangan distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Halmahera Utara kian menghangat. Kejaksaan Negeri Halmahera…
Menjelang bulan suci Ramadan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pulau Morotai, Maluku Utara,…
Jaksa Agung Tindak Pidana Umum (Jampidum) Republik Indonesia, Asep Nana Mulyana, menyaksikan langsung penandatanganan nota…
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman melontarkan peringatan keras kepada para pengusaha, distributor, hingga importir…