News

Program CKG Puskesmas Buho-Buho Morotai Mulai Dijalankan, Enam Desa Jadi Target

Puskesmas Buho-Buho, Pulau Morotai, Maluku Utara, mulai menjalankan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di enam desa yang berada di wilayah kerjanya, pada Jumat, 23 Januari 2026.

Program ini bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Kepala Puskesmas Buho-Buho, Siti Amina Palue, mengatakan bahwa pelaksanaan CKG telah dimulai bersamaan dengan kegiatan posyandu di desa.

“Kalau untuk Puskesmas Buho-Buho alhamdulillah sudah jalan bersamaan dengan kegiatan posyandu,” ujarnya.

Menurut ia, seluruh desa di wilahah Puskesmas Buho-Bubo telah memiliki target dan sasaran masing-masing. Karena itu, pelaksanaan CKG telah disiapkan di setiap desa.

“Kalau untuk desa itu semuanya ada, karena masing-masing desa itu punha target dan sasaran,” jelasnya.

Amina bilang, program CKG di enam desa tersebut telah memiliki pos pelayanan dan baru mulai berjalan bersamaan dengan kegiatan posyandu. Kedepan pelaksanaan CKG akan dijadwalkan secara khusus.

“Untuk program CKG di enam desa itu sudah ada posnya. Namun baru jalan bersamaan dengan kegiatan posyandu. Sehingga kedepan posnya akan kami jadwalkan tersendiri di awal Februari,” jelasnya.

Amina menambahkan, dalam pelaksanaan CKG nantinya pihak puskesmas akan melibatkan pemerintah desa serta seluruh elemen masyarakat agar partisipasi warga semakin meningkat.

Kemudian soal operasional, kata dia, bahwa pelaksanaan CKG tahun ini didukung oleh anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yanv melekat pada Puskesmas Buho-Buho.

“Untuk operasional sendiri, alhamdulillah CKG di tahun ini itu melekat pada BOK. Jadi kami jalan dulu sambil memyesuaikan proses kedepan,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa antusiasme terhadap pemeriksaan CKG cukup tinggi sejak awal pelaksanaan. “Kalau untuk wilayah puskesmas kami, alhamdulillah masyarakat sangat antusias mengikuti pemeriksaan CKG,” ujarnya.

Karena itu, Amina berharap kedepan terjalin kerja sama lintas sektor yang lebih intensif, khususnya dengan pemerintah desa agar masyarakat semakin aktif mengikuti pemeriksaan kesehatan.

“Saya harapkan kedepan ada kerja sama yang lebih intensif dengan pemerintah desa, sehingga lintas sektor lebih bagus dan masyarakat lebih aktif lagi,” terangnya.

“Dan untuk persyaratan, karena sekarang sudah menggunakan sistim aplikasi, sehingga masyarakat cukup membawa KTP atau KK dan semuanya tidak ada biaya karena gratis,” tambahnya.

redaksi

Recent Posts

Update Longboat Tenggelam di Halsel: 57 Korban Selamat, 1 Meninggal, 1 Dalam Pencarian

Operasi Sar kecelakaan longboat di Perairan Desa Bibinoi, Bacan, Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, resmi…

2 jam ago

Disarpus Resmi Serahkan 4 Buku Sejarah Kesultanan, ICMI Malut Siapkan Peluncuran

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus), Muliadi Tutupoho, menyerahkan buku Empat Kesultanan dan Peradaban di…

2 jam ago

DPRD: Tak Boleh Ada Kenaikan Harga Sembako Jelang Ramadan di Morotai

Ketua DPRD Pulau Morotai, Maluku Utara, Muhammad Rizki, menegaskan agar tidak ada kenaikan harga barang…

3 jam ago

LPP Kelas III Ternate Diduga Tolak Eksekusi JPU Terhadap Terpidana Kasus Perzinahan

Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Ternate diduga menolak pelaksanaan eksekusi pidana penjara yang dilakukan…

4 jam ago

Longboat Tenggelam di Perairan Bibinoi Halsel, Tim Sar Gelar Pencarian Intensif

Tim Sar Gabungan menggelar operasi pencarian intensif longboat tenggelam di Perairan Desa Bibinoi, Halmahera Selatan,…

6 jam ago

Surpres Pembahasan RUU Daerah Kepulauan Diterbitkan, Graal Sebut Pertanda Baik

Anggota DPD RI Dapil Maluku Utara, Dr. Graal Taliawo menyatakan perjuangan 18 tahun Rancangan Undang-Undang…

6 jam ago