Sekda Pulau Taliabu, Salim Ganiru. Foto: Istimewa
Sebanyak 684 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pulau Taliabu, Maluku Utara, untuk tahap satu tahun 2024 resmi dinyatakan lulus.
Mereka terdiri dari tenaga kesehatan 81 orang, tenaga teknis 358 orang dan tenaga guru 245 orang.
Sebelumnya, pelamar PPPK ini berjumlah 1.51, sedangkan yang tidak lulus sebanyak 467 pelamar.
Sekda Pulau Taliabu, Salim Ganiru mengatakan, PPPK yang lulus bekerja sesuai instansi yang dipilih sejak awal. Sementara itu, gaji mereka akan dibayar setelah SK diterbitkan.
“Untuk gaji mereka akan dibayar terhitung sejak mereka menerima SK PPPK di Pulau Taliabu,” kata Salim, Rabu, 5 Februari 2025.
Selain itu, ia menegaskan, para PPPK di Pulau Taliabu yang sudah lulus tidak diizinkan pindah tugas berdasarkan keinginan pribadi. Penegasan tersebut disampaikannya sehubungan dengan banyaknya para PPPK yang ajukan mutasi tempat tugas.
Sebaliknya, kata Salim Ganiru, PPPK di Pulau Taliabu bisa ajukan pindah tugas dengan resikonya adalah mereka yang hendak pindah dinyatakan telah undur diri dari PPPK.
“Apabila PPPK yang baru lulus kemudian mengajukan pindah tugas, maka dianggap telah mengundurkan diri,” ucapnya.
___
Penulis: La Ode Hizrat Kasim
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…