Gambar tiga dimensi perencanaan pembangunan proyek penataan pedagang kuliner di belakang Jatiland Mall Ternate. Foto: Istimewa
Pemerintah Kota Ternate akan menyiapkan dua opsi, terkait lokasi yang akan ditempati pedagang di belakang Jatiland Mall saat direlokasi.
Kepala Disperindag Ternate, Muchlis Djumadil, mengatakan lokasi pertama adalah Kelurahan Kota Baru. Kedua adalah Benteng Oranje, Ternate Tengah.
“Saat ini kita lagi menunggu proses lelang. Kalau sudah selesai, pedagang segera kita relokasi,” ucap Muchlis kepada cermat, Senin (29/8).
Khusus untuk pedagang barito yang kerap berdagang di belakang Jatiland Mall, akan diarahkan masuk ke Pasar Barito dan Pasar Rempah, Kota Baru.
“Kami sudah beri batas waktu untuk tidak lagi berjualan sampai di area kantor Direskrimum Polda Malut,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ternate, Hady Hairuddin, menambahkan proyek penataan tersebut juga melibatkan pihaknya.
“Untuk kami sumber anggarannya dari APBN sebesar Rp 1,5 miliar. Sedangkan Dinas PUPR melalui APBD,” pungkasnya.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…