Kepala Pelaksana BPBD Pulau Taliabu, Jasman Sao. Foto: La Ode Hizrat Kasim/cermat
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Taliabu, Maluku Utara berencana mengusulkan sebanyak 12 penambahan armada gerak cepat.
Dari belasan armada itu, 2 di antaranya merupakan armada laut dan 10 armada darat berupa kendaraan roda dua.
“Armada laut ini masing-masing berkapasitas yang berbeda, yang satunya menggunakan 2 mesin 40 PK dan satunya lagi menggunakan 1 mesin berkekuatan 40 PK,” kata Kepala Pelaksana BPBD Pulau Taliabu, Jasman Sao, kepada cermat, Senin, 7 Agustus 2023.
Ia bilang, pengusulan 10 kendaraan roda dua ini bertujuan untuk menjangkau lokasi yang tidak dijangkau oleh kendaraan roda empat.
“Namanya bencana itu kan kita tidak tahu kapan dia datang. Minimal, kendaraan darat harus standbay,” jelasnya.
Sedangkan kendaraan operasional roda empat menurutnya tidak direncanakan akan ada penambahan.
“Karena mobil operasional kita sudah punya satu, kalau untuk penambahan nanti terlihat mubazir. Namun kalau diizinkan penambahan kendaraan motor itu alhamdulillah agar kita bisa gerak cepat,” tambahnya.
———–
Penulis: La Ode Hizrat Kasim
Editor: Rian Hidayat Husni
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…