Aspidsus Kejati Maluku Utara, ketika menghadiri konferensi pers yang dipimpin Kajati saat itu. Foto: Samsul/cermat
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara melalui Bidang Pidana Khusus (Pidsus) akan melakukan menelusuri dugaan korupsi anggaran perjalanan dinas yang melekat di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi sebanyak Rp 6 miliar lebih.
Langkah ini dilakukan setelah ada ujuk rasa di depan Kantor Kejati Maluku Utara pada Jumat, 24 November 2023.
Dalam selebaran yang diterima cermat, ada perjalanan dinas di Kota Tidore Kepulauan dan Dinas ESDM Maluku Utara dalam 6 kali perjalanan yang menghabiskan Rp 4.923.462.000,00. Ditambah 3 kali perjalanan ke Jakarta dan menghabiskan Rp 1.259.058.000,00.
“Itu sangat tidak wajar. Diduga kuat perjalanan dinas tersebut bagian dari motif korupsi yang dilakukan pihak Dinas ESDM. Rp 6 miliar lebih belum tentu habis terpakai,” ucap Korlap, Ajis.
Ajis meminta Kejati Maluku Utara segera membentuk tim investigasi untuk menelusuri anggaran perjalanan Dinas dengan nilai yang cukup besar.
Baca juga:
https://www.cermat.co.id/9-perempuan-di-sofifi-ditangkap-polisi-gegara-dugaan-prostitusi-online/
“Kami mendesak Kejati segera memanggil dan periksa Kadis ESDM serta Bendaharanya,” tegasnya.
Terpisah, Aspidsus Kejati Ardian ketika dikonfirmasi, mengatakan, penggunaan anggaran perjalanan dinas tersebut akan dilakukan penyelidikan.
“Kita akan lidik, tetapi kalau diproses itu panjang. Kita buat telaah dulu,” ucapnya.
Ardin bilang, langkah yang diambil pihaknya ini untuk memastikan apakah adanya perbuatan melawan hukum dari anggaran yang digunakan untuk perjalanan dinas atau tidak.
“Ini untuk memastikan benar nggak ada indikasi korupsinya,” pungkasnya.
Terpisah, Kadis ESDM Maluku Utara, Surianto Andili ketika dikonformasi cermat soal adanya unjuk rasa di kantor Kejati soal anggaran perjalanan dinas, belum merespons hingga berita ini dipublish.
—–
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) BPD HIPMI Maluku Utara dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan ini.…
Sultan Ternate ke-49, Hidayatullah Sjah, resmi mengukuhkan Panitia Pelaksana Festival Legu Tara No Ate Kesultanan…
Badan Pengurus Daerah (BPD) Perkumpulan Perempuan Berpendidikan Teologi di Indonesia (PERUATI) Pulau Morotai, Maluku Utara…
Aliansi warga di Teluk Weda bersama Gerakan Save Sagea dan warga Lelilef Woebulen menggelar aksi…
Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Pulau Taliabu, Maluku Utara, diduga tidak mengantongi izin pengelolaan limbah…
Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), pengelola…