Telkom Cabang Sanana. Foto: Iwan
Warga Desa Falabisahaya, Kepulauan Sula, Maluku Utara, mengeluhkan pelayanan jaringan internet, terutama semakin tingginya biaya per bulan dan belum tersedianya jaringan IndiHome.
Mengenai masalah ini, staf Telkom Cabang Sanana, Iksal Kamarullah, mengatakan Desa Falabisahaya belum dimasukkan fiber optic dan masih menggunakan speedy.
“Dari Telkom tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa di Falabisahaya itu sudah IndiHome karena di sana masih menggunakan koneksi satelit serta belum menggunakan koneksi fiber optic, dan fiber optic itu yang menentukan dari Telkom Pusat bukan dari Telkom Cabang Sanana,” ucap Iksal, Selasa (26/10).
Ia bilang, pihaknya hanya memberikan pelayanan kepada pelanggannya untuk menggunakan modem dengan koneksi satelit saja.
“Jadi untuk peningkatan bandwidth itu agak susah. Kalau untuk pengusulan bandwidth di Falabisahaya itu nanti dari Telkom Ternate yang bisa menjawabnya,” tutupnya.
Terpidana kasus pencurian, Alfitra Jabar alias Boboho (22), yang sempat melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan…
Firdaus Amir, yang dijuluki sebagai 'Orang Desa' ini, tak kuat menahan tangisnya saat memberikan sambutan…
Universitas Terbuka (UT) Kota Ternate, Maluku Utara, menggelar diskusi publik bersama organisasi mahasiswa (ormawa) di…
Imran Guricci, pengusaha muda Maluku Utara terpilih kembali secara aklamasi memimpin Dewan Pimpinan Wilayah Maluku…
Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan melalui pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR),…
PT Mining Abadi Indonesia (MAI) yang beroperasi di Desa Sagea, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera…