Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar dan Ketua DPRD Kota Ternate, Rusdi A. Im saat menerima laporan hasil pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah dari BPK. Foto: Istimewa
Pemerintah Kota Ternate kembali menerima predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Maluku Utara. Menurut Pemkot, WTP ke-11 ini tak menjamin pengelolaan keuangan menjadi baik.
Predikat bidang keuangan tersebut kembali diraih setelah penyerahan LHP Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2024 di kantor BPK perwakilan Provinsi Maluku Utara, Kelurahan Jati, Kecamatan Ternate Selatan.
Kendati menorehkan belasan WPT, Pemkot Ternate meyakini bahwa ada sejumlah catatan penting yang perlu diperbaiki khusus pengelolaan keuangan daerah.
“Ini kerja keras kita semua, tapi ada catatan yang juga harus diperhatikan,” kata Wakil Walikota Ternate, Nasri Abubakar usai menerima penghargaan tersebut, Rabu, 28 Mei 2025.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly mengaku bahwa WTP sedianya bukan menjadi jaminan semua laporan keuangan membaik, melainkan ada perbaikan.
Ia menyebut, beberapa catatan dari BPK itu meliputi pengelolaan keuangan terkait perjalanan dinas, belanja modal dan honor pegawai.
“Sebenarnya untuk hal ini telah kita tangani sejak tahap awal pemeriksaan kemarin, hanya saja ini menjadi pengingat untuk di masa mendatang,” ucapnya. Rizal juga berharap ke depan pengelolaan keuangan Pemkot Ternate dapat dibenahi.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…