Tiga warga negara Singapura yang mendaki Gunung Api Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan selamat setelah berhasil melakukan evakuasi mandiri akibat erupsi hebat gunung tersebut, Jumat, 8 Mei 2026.
Ketiga pendaki asing yang selamat itu masing-masing dua perempuan, yakni Ong Shilin Selene (37) dan Phoebe Lim (33), serta satu laki-laki bernama Toh Yu Ming Eugene (30).
Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan informasi tersebut diperoleh setelah pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa Mamuya, Kecamatan Galela.
“Jumlah korban seluruhnya sebanyak 20 orang. Korban selamat 15 orang, dua orang meninggal dunia, dan tiga orang lainnya berhasil turun sendiri atau melakukan evakuasi mandiri,” ujarnya.
Baca juga: https://www.cermat.co.id/gunung-dukono-erupsi-kolom-abu-naik-hingga-10-kilometer/
Ia menjelaskan, berdasarkan laporan dari kepala desa setempat, sejumlah pendaki di kawasan Gunung Dukono mengalami luka-luka akibat terdampak aktivitas erupsi.
Menindaklanjuti kondisi darurat tersebut, Kepala Desa Mamuya kemudian secara resmi meminta bantuan SAR untuk melakukan proses evakuasi para korban.
“Tim Pos SAR Tobelo bergerak menuju Posko Pengamatan Gunung Dukono dan langsung berkoordinasi dengan Kapolres serta Kalak BPBD Kabupaten Halmahera Utara,” katanya.
Setelah koordinasi dilakukan, Tim SAR melanjutkan perjalanan menuju lokasi kejadian kecelakaan (LKK) hingga batas maksimal jalur yang masih dapat dilalui kendaraan darat. Perjalanan menuju titik tersebut ditempuh selama kurang lebih enam jam.
