News  

Julkifli Dinonaktifkan dari Ketua KNPI Morotai, Fijai Ali Ditunjuk Jadi Plt

Fijai Ali saat menerima SK Plt Ketua KNPI Morotai. Foto: Istimewa

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku Utara menonaktifkan Julkifli Samania dari jabatannya sebagai Ketua DPD II KNPI Pulau Morotai, Maluku Utara. Sebagai penggantinya, DPD I menunjuk Fijai Ali sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KNPI Morotai untuk masa bakti 2025–2028.

Keputusan tersebut diumumkan secara langsung di Kafe Upland, Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan, pada Jumat 6 Novemver 2026. Kegiatan itu dihadiri sejumlah organisasi kepemudaan (OKP), di antaranya HMI, IMM, PMII, dan GMNI, serta perwakilan Majelis Penasehat Pemuda Indonesia, Fadli Djaguna dan Ikrab Sibua.

Sekretaris DPD I KNPI Maluku Utara, Jufri M. Sulaiman, mengatakan penonaktifan Julkifli tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 21/DPD-KNPI/MU/XI/2026 tertanggal 2 November 2026.

Dalam keputusan tersebut, DPD I menetapkan penonaktifan Ketua DPD II KNPI Morotai sekaligus mengangkat Fijai Ali sebagai Plt untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi.

Jufri bilang, keputusan itu diambil setelah pihaknya merespons surat dari pengurus KNPI Morotai tertanggal 27 Januari 2026. Surat tersebut kemudian menjadi dasar pembahasan dalam dua kali rapat pleno di tingkat DPD I.

“Alasan paling fundamental untuk menyelesaikan persoalan DPD II Kabupaten Pulau Morotai, kami merespons surat yang dikirim teman-teman DPD Pulau Morotai pada tanggal 27 Januari 2026. Dari surat itulah kami merespons dengan melakukan rapat pleno pertama untuk membahas dinamika KNPI Morotai dan rapat pleno kedua untuk menindaklanjuti hasil dari rapat pleno itu sendiri,” kata Jufri.

Ia menyebut, salah satu pertimbangan penonaktifan adalah penilaian bahwa Julkifli tidak menjalankan tugas organisasi selama dua tahun terakhir. Selain itu, kata dia,DPD I menilai terdapat pelanggaran terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI.

Bersamaan dengan keputusan tersebut, DPD I juga menunjuk Fijai Ali sebagai Plt Ketua KNPI Morotai. Penunjukan itu, menurut Jufri, dilakukan untuk menjaga kelancaran roda organisasi sekaligus mendorong konsolidasi internal.

“Kemudian secara bersamaan kami juga mengangkat Fijai Ali sebagai Plt Ketua DPD KNPI Morotai. Dengan alasan untuk melancarkan organisasi dan konsolidasi internal,” ujarnya.

Jufri menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menyelesaikan dinamika internal KNPI Morotai agar organisasi kepemudaan itu kembali berjalan sesuai ketentuan AD/ART.

Sementara itu, Julkifli Samania turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai dan rekan-rekan yang selama ini mendukung dirinya.

“Saya pribadi mengucapkan terima kasih terutama Pemda Morotai dan kawan-kawan yang telah bersama saya sampai detik ini,” kata Julkifli.

Ia juga menyinggung berbagai tuduhan yang menurutnya selama ini dialamatkan kepadanya. Julkifli berharap hal tersebut tidak menjadi beban, melainkan dapat menjadi pelajaran dan kebaikan bagi perjalanan ke depannya.

“Semoga semua tuduhan dan fitnah kepada saya selama ini menjadi amal baik untuk saya ke depan nantinya,” ujarnya.

Meski demikian, Julkifli menyebut ada sejumlah pihak yang menurutnya turut terlibat dalam kejatuhannya, termasuk unsur pemerintah daerah dan orang-orang dekatnya. Ia juga menegaskan bahwa kritik yang selama ini disampaikan merupakan bentuk kepeduliannya terhadap Morotai.

“Tapi satu hal yang perlu diingatkan bahwa kejatuhan saya hari ini ada banyak unsur yang terlibat, baik Pemda maupun orang dekat. Tentunya semua kritik yang pernah saya sampaikan adalah bentuk cinta terhadap daerah ini,” tuturnya.

Keputusan penonaktifan tersebut menjadi bagian dari dinamika internal KNPI Morotai. DPD I berharap penunjukan Plt dapat menjaga keberlangsungan organisasi dan membuka jalan bagi konsolidasi kepengurusan.


Penulis: Aswan Kharie

Editor: Rian Hidayat