Malam puncak Festival Tanjung Waka (FTW) yang resmi ditutup Bupati Kepulauan Sula. Foto: La Ode Hizrat Kasim/cermat
Festival Tanjung Waka (FTW) di Kepulauan Sula, Maluku Utara, resmi ditutup oleh Bupati Fifian Adeningsi Mus, pada Selasa, 7 November 2023.
Dalam puncak penutupan, Fifian mengajak pimpinan OPD dan masyarakat Kepulauan Sula melestarikan Pantai Waka dan sejumlah fasilitas wisata yang sudah dibangun.
“Apa yang telah kami lakukan adalah hal terbaik untuk masyarakat Kepulauan Sula. Destinasi Pantai Waka ini merupakan salah satu pantai dengan panorama yang indah, maka perlu dijaga,” kata Fifian.
Selama dihitung tiga malam terakhir, kata Fifian, antusias masyarakat Kepulauan Sula tampak bahagia dan senang. Karena, pendapatan ekonomi masyarakat meningkat.
“Jadi, saya yakin dan percaya bahwa masyarakat Sula sangat mendukung Pemerintah FAM – SAH. Karena, dengan adanya FTW ini, saya sangat di puji – puji oleh Kementerian. Sebab, masyarakatnya sangat antusias,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa Kepulauan Sula jika dilihat dari berita terkesan masyarakat sangat tidak mendukung dengan pemerintahan yang ada.
“Tapi, setelah pihak Kementerian hadiri dan saksikan langsung antusias masyarakat yang begitu banyak. Mereka jadi percaya dengan pemerintah Kepulauan Sula bahwa masyarakat sangat mendukung apa yang dilaksanakan oleh pemda setempat,” tandasnya.
____
Penulis: La Ode Hizrat Kasim
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…