News

Jaksa Hadirkan 8 Saksi dalam Sidang Kasus Jalan Pariwisata Gunung Dukono, Halmahera Utara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menghadirkan 8 saksi dalam kasus dugaan korupsi anggaran Pariwisata di Halmahera Utara, di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Ternate.

Para saksi yang talah dihadirkan itu, di antaranya Aswin Lahiaro, Oktovianus Robert, Deddy Nara, Fredy Teky Debeteru, Sofyan Madonsa, Firman Bachtiar, Fahmi Samalagi, dan Syahril Djurumodi, yang merupakan mantan Kadis Pariwisata.

Mereka dihadirkan untuk bersaksi terhadap 4 terdakwa kasus dugaan korupsi anggaran pekerjaan pembuatan jalur pejalan kaki, pedestrian, jalan setapak atau broadwalk Gunung Dukono tahun anggaran 2020. Nilai kontraknya Rp 2.749.066.937, yang bersumber dari APBD (DAK) yang telah merugikan negara sebanyak senilai Rp 897.303.629.

Kasus ini menjerat 4 terdakwa, antara lain inisial RM alias Ingko selaku Direktur Cabang PT. Wira, RM alias Ralf selaku Direktur CV. Dodoto Consultant, IR alias Iwan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan RW alias Rifo selaku konsultan yang meminjam CV. Dodoto Consultant.

Salah satu JPU, Leonardus Yakadewa kepada cermat mengatakan pihaknya telah menghadirkan 8 orang saksi untuk memberikan kesaksian di Persidangan.

“Di sidang pertama pemeriksaan saksi itu, ada 3 yang dihadirkan, yaitu Saksi Firman, Syahril, dan Fahmi. Ditambah sidang kedua itu 5 orang saksi,” jelas Lion, sapaan akrap Leonardus, Kamis, 5 September 2024.

Lion menambahkan, sejauh ini dalam fakta persidangan baik saksi maupun para terdakwa mengakui tidak memberikan uang kepada mantan Kadis Pariwisata.

“Kalau dalam persidangan tidak ada saksi maupun terdakwa yang menyatakan Kadis ini dia menerima. Tetapi fakta persidangan dia (mantan kadis) seperti malas untuk tahu, membiarkan karena itu urusan dari PPK. Seharusnya dia sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), harus kroscek terus apakah proyek ini sudah sesuai atau tidak,” pungkasnya.

redaksi

Recent Posts

Kopdes Merah Putih, Program Populis Sarat Polemik

Oleh: Dinda Rahma Al-Hujairah PEMERINTAH kembali meluncurkan langkah ambisius melalui program nasional pendirian 80.000 Koperasi…

4 jam ago

Gemusba Soroti Kesenjangan di Balik Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara

Generasi Muda Sultan Baabullah (Gemusba) menilai pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang mencapai 19,64 persen pada…

2 hari ago

Mendorong Tubo Jadi Kampung Tua di Ternate

Upaya memperkuat identitas Kelurahan Tubo sebagai salah satu kampung tua di Kota Ternate terus didorong…

2 hari ago

Kejati Maluku Utara Luncurkan Program PENYALA untuk Tingkatkan Kinerja Jaksa

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara meluncurkan proyek perubahan bertajuk Peningkatan Kinerja SDM untuk Jaminan Kualitas…

2 hari ago

Ketika Salwa Salsabila Kharie Harumkan Nama Morotai Lewat Duta Ekobudaya Indonesia

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri daerah asal Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Salwa Salsabila Kharie,…

3 hari ago

Gapolida; Pulau Hiri, Bahasa & Mantra

Oleh: Ramdan Sahib PERTEMUAN pertama saya dengan WDGafoer tidak terjadi secara langsung, melainkan lewat remah-remah…

4 hari ago