News

Kapolres Halmahera Utara Ikut Panen Raya Jagung Saat Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Momen hari lingkungan Hidup Sedunia tepat pada Kamis 5 Juni tahun ini, juga menjadi berkah bagi petani khususnya yang berada di Desa Birinoa, Kecamatan Tobelo Barat, Halmahera Utara, Maluku Utara. Sebab, bertepatan dengan Panen Raya jagung di desa tersebut.

Gelaran panen jagung oleh kelompok tani Nimiriwo itu juga dihadiri unsur Forkopimda yakni:

  1. Bupati Halut yang diwakili oleh Sekda Halmahera Utara E. J. Papilaya
  2. Kapolres Halmahera Utara AKBP. Faidil Zikri
  3. Dandim 1508 / tblo LETKOL INF Alex Donald M.L. Gaol
  4. Kadis Pertanian Pemda Halut Piet Hein Onthony
  5. Camat Tobelo Barat Marjius Tjuluku
  6. Kapolsek Tobelo Selatan IPTU Frangki Waisapy
  7. Kasubsektor Tobelo Barat IPDA Edwin Manipa, SH bersama Bhabinkamtibmas
  8. Kades Birinoa Ronald Takasenserang
  9. Ketua Kelompok Tani NIMIRIWO Defretes Patty bersama Anggotanya.

Kapolres Halut AKBP. Faidil Zikri dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama Forkopimda yang dapat hadir pada saat panen oleh kelompok tani Nimiriwo, sehingga giat Panen Raya Jagung di Desa Birinoa dapat terlaksana.

“Giat ini merupakan salah satu program pemerintah pusat dalam mengembangkan Ketahanan pangan atau swasembada pangan yang rencananya ditargetkan hingga tahun 2027 dengan sasaran Holtikultura termasuk Padi Ladang dan Jagung,” kata Kapolres halut.

Dari informasi yang disampaikan bahwa luas lokasi kebun jagung saat ini di desa tersebut yakni 3 Hektar dengan hasil panen berkisar di antara 21 – 25 Ton. Sedangkan bibit jagung yang di tanam  atau digunakan pada lokasi ini yakni jagung pipil Bisi 2.

Ketua Kelompok Tani Nimiriwo Defretes Patty saat diskusi dengan Forkopimda mengatanan, saat ini untuk menunjang kebutuhan petani adalah pengadaan mesin pengering jagung “dan tracktor atau Jonder untuk menggarap lahan,” kata Defretes.

Sementara itu, anggota kelompok tani juga mengatakan dari Kelompok tani Horimoi, untuk sementara memprioritaskan tanaman Pala dan Kelapa, untuk jagung belum dilakukan. “Kebutuhan kami, mohon di bantu untuk tempat pengasapan Kopra,” pinta mereka.

Selain itu, kelompok petani perempuan yang hadir mengatakan, saat ini mereka sementara melakukan pembongkaran lahan seluas 4 (empat) Hektar dengan menyewa alat, “Untuk itu kami perlu adanya distribusi Bibit jagung dan pengering jagung,” ungkap salah satu perwakilan kelompok tani ibu-ibu.

Kadis Pertanian Piet Hein Onthony mengatakan, saat ini terdapat 15 unit Jonder yang mangkrak atau rusak, namun terdapat 7 ( tujuh) unit yang telah ditarik dan diperbaiki, dan untuk saat ini terdapat 3 (tiga) unit telah diperbaiki.

“Sedangkan 4 (empat) unit masih dalam proses perbaikan, namun kami tetap upayakan dapat semaksimal mungkin diperbaiki dan bisa digunakan oleh petani,” ujar Kadis Pertanian.

Untuk unit Hand Tracktor dan lantai jemur jagung, katanya, akan dibantu oleh Dinas Pertanian. “Untuk saat ini program yang diprioritaskan yakni Padi dan Jagung serta Holtikultura, namun akan kami upayakan sebaik mungkin untuk dapat membantu petani,” tambahnya.

Sekda Halut E. J. Papilaya mengatakan, terkait infrastruktur jalan akan diupayakan untuk pengerasan, sehingga dapat digunakan masyarakat dengan maksimal. (RLS)

redaksi

Recent Posts

Jaksa Jerat Aliong Mus dengan Pasal Berlapis dalam Kasus ISDA Taliabu

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara menjerat mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, dengan pasal berlapis…

2 jam ago

Beragam Kegiatan Digelar Polres Taliabu Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar serangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara…

3 jam ago

Diperiksa sebagai Tersangka Kasus ISDA Taliabu, Jaksa Tahan Eks Bupati Aliong Mus

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menahan mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, usai menjalani…

4 jam ago

Buntut Piton Raksasa Teror Warga, Pemkab Taliabu Akan Gandeng BRIN Susun Sistem Mitigasi

Fenomena kemunculan ular piton raksasa di kawasan permukiman hingga menyerang warga saat berangkat ke kebun…

1 hari ago

Polisi Ungkap Motif Dugaan Pelecehan Tarian Adat Cakalele

Tim penyidik Subdit V Siber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara mengungkap…

1 hari ago

Pulihkan Kerugian Negara, Tiga Terdakwa Korupsi BTT COVID-19 di Sula Dituntut Ringan

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula menuntut tiga terdakwa kasus dugaan korupsi anggaran…

1 hari ago