News

Kejati Malut Ajukan Restorative Justice Kasus Ledakan Speedboat Bella 72 ke Kejagung

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi mengajukan permohonan Restorative Justice (RJ) atas perkara ledakan speedboat Bella 72 ke Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Pengajuan RJ ini dilakukan setelah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara menyerahkan tersangka beserta barang bukti (tahap II) kepada Kejati Maluku Utara.

Insiden ledakan tersebut terjadi di Pelabuhan Regional Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, saat pengisian bahan bakar minyak (BBM) pada Sabtu, 12 Oktober 2024. Peristiwa ini menyita perhatian publik karena menelan sejumlah korban jiwa, termasuk Benny Laos, suami Gubernur Maluku Utara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proses RJ dilaksanakan di Rumah RJ Fala Damai, Kelurahan Kalumata. Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, yang juga menjadi korban dalam insiden tersebut. Ia hadir langsung menyaksikan jalannya proses penyelesaian perkara.

Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Sufari, membenarkan bahwa pihaknya tengah memproses pengajuan RJ tersebut ke Kejaksaan Agung.

“Kami masih dalam proses pengajuan ke Kejagung. Selanjutnya tinggal menunggu keputusan,” singkat Sufari saat dikonfirmasi, Senin, 5 Januari 2026.

Sebagai informasi, dalam kasus ini hanya terdapat satu tersangka, yakni nahkoda speedboat Bella 72 berinisial RS.

Tragedi ledakan speedboat tersebut mengakibatkan enam korban meninggal dunia, masing-masing: Benny Laos, calon Gubernur Maluku Utara; Ester Tantry, Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara; Bripka Hamdani Boamonabot, anggota Polri pengawal calon Bupati Kepulauan Sula; Mubin A. Wahid, Ketua DPW PPP Maluku Utara; Sula Nasrun, PNS Pemkab Kepulauan; Mahsudin Ode Muisi, operator speedboat.

 

redaksi

Recent Posts

Ketika Salwa Salsabila Kharie Harumkan Nama Morotai Lewat Duta Ekobudaya Indonesia

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri daerah asal Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Salwa Salsabila Kharie,…

11 jam ago

Gapolida; Pulau Hiri, Bahasa & Mantra

Oleh: Ramdan Sahib PERTEMUAN pertama saya dengan WDGafoer tidak terjadi secara langsung, melainkan lewat remah-remah…

1 hari ago

Biaya Pemasangan Listrik di Taliabu Dikeluhkan, Begini Respons PLN

Setelah bertahun-tahun menanti, tiga desa di Kecamatan Taliabu Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, akhirnya…

2 hari ago

Fans Diminta Taati Imbauan saat Nobar Piala Dunia di Kawasan Benteng Oranje

Pengelola Cagar Budaya Benteng Oranje, Kota Ternate, menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat menjaga keselamatan dan…

2 hari ago

Bupati Haltim Pastikan PPPK dan Honorer Tak Akan Dirumahkan, Pemda Siapkan Skema Alternatif

Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur memastikan belum memiliki rencana untuk merumahkan maupun memberhentikan Pegawai Pemerintah dengan…

2 hari ago

Polisi Libatkan Dua Kementerian Jadi Ahli dalam Penyelidikan Kapal Pengangkut Ore Nikel Tenggelam di Halteng

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara terus mendalami kasus tenggelamnya kapal tongkang…

2 hari ago