Bagian Devisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Malut, Reni Syafruddin A Banjar. Foto: Muhammad Ilham Yahya/cermat
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara, menyatakan, ada pemilih yang usianya belum 17 tahun namun bisa mengikut pencoblosan saat Pemilu 2024 nanti.
Bagian Devisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Malut, Reni Syafruddin A Banjar, menjelaskan, kategori pemilih macam itu harus memenuhi sejumlah syarat.
“Yakni apabila dia telah menikah atau pernah menikah. Dia di bawah umur tapi dianggap sudah dewasa, berarti dia sudah mempunyai hak pilih. Jadi masuk dalam daftar pemilih di bawah umur tapi sudah menikah,” kata Reni kepada cermat, Jumat, 21 Juli 2023.
Ia menuturkan, ada juga pemilih yang masih di bawah 17 tahun namun sudah dimasukkan ke daftar pemilih tetap (DPT) saat tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit).
Pemilih kategori ini, kata dia, khusus bagi mereka yang usianya telah genap saat hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024 mendatang.
“Mereka tetap didata jadi masuk kategori non KTP elektronik,” ujarnya.
Reni menambahkan, di Maluku Utara sendiri, pemilih kategori non KTP jumlahnya pun cukup banyak.
“Pemilih kategori ini dapat dideteksi melalui sistem informasi yang namanya di-absen saat hari pemungutan suara nanti,” pungkasnya.
____
Penulis: Muhammad Ilham Yahya
Editor: Rian Hidayat Husni
Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Ternate memfinalisasi dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan Pemerintah…
Dinas Pendidikan (Disdik) Pulau Morotai, Maluku Utara, menyampaikan penjelasan terkait sejumlah barang pengadaan berupa mobiler…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara kembali memeriksa Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Samsuddin A.…
Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan di Maluku Utara…
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pulau Morotai meminta aparat penegak hukum dan inspektorat daerah melakukan…
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menyatakan apresiasinya terhadap peran media dalam momentum Hari Pers…