Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus bersama istri dan keluarga menyaksikan pertandingan Malut United Fc vs Persiraja di Stadion Madya GBK Jakarta. Foto: La Ode Hizrat Kasim/cermat
Bupati Pulau Taliabu, Maluku Utara, Aliong Mus menyaksikan langsung pertandingan Malut United vs Persiraja Banda Aceh di Stadion Madya Senayan Jakarta pada Sabtu, 9 Maret 2024.
“Kebetulan hari libur, saya menyaksikan langsung pertandingan Tim Malut United melawan Persiraja. Pertandingan tersebut merupakan pertandingan yang sangat luar biasa dan bisa menjadi motivasi untuk anak-anak muda Maluku Utara,” kata Aliong Mus kepada cermat, Minggu, 10 Maret 2024.
Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Malut United atas Persiraja 3-2 ini membuat tim julukan Laskar Kieraha tersebut memastikan slot terakhir promosi ke Liga 1 musim depan.
Ia bilang, pertandingan leg kedua adalah perebutan peringkat tiga Liga 1 berjalan sengit sejak menit awal. Peluang demi peluang mampu diciptakan Malut United Fc dan Persiraja, kendati belum berbuah manis.
Petaka didapat Malut United karena Bagus Nirwanto melanggar Mahamane Toure di kotak penalti. Zikri Ferdiansyah yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik sehingga membawa Persiraja unggul 1-0.
Di menit-menit akhir babak pertama, Malut United berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Frets Butuan mencetak gol penyeimbang lewat titik putih.
Di babak kedua, Malut United nyaris mencetak gol keunggulannya pada menit ke-74 lewat tendangan kencang Dave Mustaine. Laskar Kie Raha kembali mendapat peluang di menit ke-80 lewat situasi bola mati yang dieksekusi Alwi Slamat.
Di 15 menit akhir babak kedua, kedua tim saling jual beli serangan, namun intensitasnya sudah menurun karena kekalahan. Selama 90 menit waktu normal tak ada gol tercipta, skor 1-1 membuat pertandingan dilanjutkan dengan tambahan waktu dua kali 15 menit.
Begitu peluit babak tambahan waktu ditiup wasit Muhammad Tri Santoso, Persiraja langsung menyerang. Persiraja berhasil unggul 2-1 usai Ramadhan (Madon) membobol gawang Aldhila Ray saat babak tambahan baru berjalan 29 detik berjalan.
Ketinggalan satu gol membuat Malut menyerang habis-habisan. Pada menit ke-104 Dave Mustaine menyamankan kedudukan menjadi 2-2 lewat sepakan keras dari luar kotak penalti.
Persiraja harus bermain 10 pemain setelah Defri Riski terkena kartu merah. Unggul jumlah pemain, Malut United mencoba untuk memanfaatkan situasi tersebut.
Malut United berhasil memimpin 3-2 lewat gol Jose Wilkson di menit ke-116. Tidak ada tambahan gol yang tercipta sampai peluit tanda berakhirnya laga dibunyikan.
Dengan begitu, Laskar Kie Raha sukses merebut tiket promosi Liga 1 musim depan. Malut United menemani finalis Liga 2, yakni Semen Padang FC dan PSBS Biak yang sudah duluan memastikan promosi. (ADV)
—-
Penulis: La Ode Hizrat Kasim
Editor: Ghalim Umabaihi
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…