Barang bukti saat diamankan di Mapolsek. Foto: Istimewa
Kepolisian Sektor (Polsek) Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Pelabuhan A. Yani Ternate, Maluku Utara, terus meningkatkan razia di setiap kapal yang berlabuh di pelabuhan.
Razia yang dilakukan ini untuk menjaga situasi kondusif menjelang Pilkada 2024 serentak dengan melakukan penyitaan terhadap barang-barang ilegal yang dapat memicu gangguan keamanan.
Ketika KM. Sinabung masuk di Pelabuhan A. Yani Ternate, anggota yang dipimpin Kapolsek Iptu Rio Febri Wiratama melakukan razia. Alhasil, puluhan botol minuman keras jenis cap tikus ditemukan di atas kapal.
Kasi Humas Polres Ternate AKP Umar Kombong, dalam razia di kapal, anggota menyita sebuah koper dan tas berisi minuman beralkohol di atas kapal KM. Sinabung yang baru berlabuh di pelabuhan.
“Minuman keras tradisional berkadar alkohol tinggi ini dikemas dalam botol air mineral dan ditemukan tersusun rapi dalam dua koper, tas rinjani, dan satu tas ransel di dek 5,” jelas Umar, Jumat, 18 Oktober 2024.
Umar menambahkan, sementara pemilik tidak berada di tempat, kemungkinan melarikan diri ketika mengetahui adanya razia yang dilakukan anggota.
“Minuman keras jenis cap tikus yang ditemukan berjumlah 74 botol atau sekitar 85 liter kini telah diamankan di Mapolsek,” tegasnya.
Umar bilang, razia ini merupakan atensi dari Bapak Kapolres Ternate, AKBP Niko Irawan, untuk memastikan proses Pilkada 2024 berlangsung lancar, sejuk dan damai di Kota Ternate.
“Mengantisipasi dan mencegah peredaran minuman beralkohol, kami berharap masyarakat dapat lebih fokus pada pemilihan dan menjaga suasana yang kondusif selama masa kampanye hingga pencoblosan,” pungkasnya.
Kapal penangkap ikan KM Nazila 05 jenis pajeko asal Sulawesi dilaporkan tenggelam di perairan Maluku…
Ketua GAMKI Halmahera Utara sekaligus anggota DPRD Maluku Utara, Aksandri Kitong, resmi dipolisikan buntut dugaan…
Anggota DPRD Maluku Utara, Aksandri Kitong menyampaikan permohonan maaf ke publik dan mengklarifikasi tangkapan layar…
Jagat media sosial di Maluku Utara dihebohkan dengan beredarnya tangkapan layar percakapan grup WhatsApp yang…
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…