News  

Polres Ternate Tegaskan Proses Dua Kasus Saling Lapor Libatkan Polisi dan Guru

Kasat Reskrim Polres Ternate, Iptu Arif Budi Aji. Foto: Samsul L

Polres Ternate, Maluku Utara, menegaskan tengah memproses dua kasus yang saling berkaitan dan melibatkan seorang oknum polisi serta seorang guru. Polisi memastikan penanganan kedua laporan tersebut dilakukan tanpa membeda-bedakan pihak yang terlibat.

Oknum polisi berinisial Briptu FA alias Fahri dilaporkan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap seorang guru berinisial IHB. Di sisi lain, IHB juga dilaporkan atas dugaan pencabulan terhadap adik Briptu Fahri.

Kedua laporan tersebut kini ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate.

Kasus ini mencuat ke publik setelah istri IHB mendatangi Polres Ternate bersama tim hukum untuk mempertanyakan perkembangan laporan dugaan penganiayaan yang telah dilayangkan.

Perhatian publik semakin besar setelah potongan video yang memperlihatkan detik-detik Briptu Fahri diduga memukul IHB beredar luas di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Ternate, Iptu Arif Budi Aji, menegaskan kedua laporan tersebut tetap diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Dua laporan, keduanya sedang diproses. Tidak ada yang dibeda-bedakan,” tegas Arif saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis, 3 September 2026.

Menurut Arif, setiap laporan masyarakat yang telah diterima kepolisian akan diproses secara hukum, termasuk ketika perkara tersebut melibatkan anggota kepolisian.

“Semua laporan diproses hukum sesuai ketentuan. Tanpa harus dibeda-bedakan,” ujarnya.

Arif menjelaskan, dugaan penganiayaan yang melibatkan Briptu Fahri diduga terjadi setelah yang bersangkutan mengetahui keluarganya menjadi korban dugaan pencabulan.

Namun, ia menegaskan kondisi tersebut tidak dapat menjadi alasan bagi seseorang untuk melakukan tindakan main hakim sendiri.

“Itu tidak bisa dibenarkan kalau main hakim sendiri. Kasus itu sudah ditangani,” katanya.

Dalam penanganan laporan dugaan penganiayaan tersebut, penyidik Satreskrim Polres Ternate telah mulai memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

Baca Juga:  Tarian Belayai Asal Kepulauan Sula Bakal Tampil di Istana Negara

Polisi memastikan proses penyelidikan terhadap kedua laporan tersebut tetap berjalan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

Penulis: Samsul L