News

Pustu Desa Galo-Galo Morotai Masuk Daftar Prioritas Kemenkes, Realisasi Tunggu Anggaran DAK

Pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan di Pulau Morotai, Maluku Utara, terus diupayakan melalui anggaran pemerintah pusat. Salah satunya adalah Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Galo-Galo, Kecamatan Morotai Selatan, yang kini telah masuk dalam daftar prioritas Kementrian Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Pulau Morotai, dr. Diana Pinangkaan, mengatakan pihaknya baru saja melakukan lobi langsung ke Kementrian Kesehatan terkait pengusulan pembangunan dan rehabilitasi sejumlah Pustu di Morotai.

“Untuk Pustu di Desa Galo-Galo itu baru kemarin ada lobi di Kemenkes dan sudah masuk list untuk diprioritaskan,” ujar Diana kepada cermat, Selasa, 6 Januari 2026.

Menurut ia, realisasi pembangunan tersebut masih bergantung pada ketersediaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan, khususnya untuk tahun anggaran 2026.

“Tapi nanti lihat anggaran Kemenkes untuk dana DAK bisa atau tidak untuk tahun 2026. Kemungkinan ada tiga pustu yang kita minta di bulan Desember kemarin saat bertemu langsung dengan pihak Kemenkes,” jelasnya.

Ia bilang, tiga usulan tersebut yakni pembangunan baru Pustu di Sangowo Barat dan Desa Joubela, serta rehabilitasi Pustu di Desa Galo-Galo.

Namun demikian, kata dia, kepastian waktu penganggaran masih menunggu keputusan pemerintah pusat, apakah dapat direalisasikan pada tahun berjalan atau pada tahun berikutnya.

“Sudah jadi rekomendasi, tapi kita belum tahu apakah bisa dianggarkan tahun ini, baik di anggaran Maret, perubahan, atau tahun 2027. Tapi kami berharap mudah-mudahan bisa tahun ini direalisasi,” pungkasnya.

Selain Pustu, Diana bilang, pihaknya juga mengusulkan pengadaan Ambulans untuk lima puskesmas yang bersumber dari DAK fisik.

“Ambulans di lima puskesmas menggunakan sumber anggaran DAK fisik dan sudah jadi rekomendasi Kemenkes,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Ketika Salwa Salsabila Kharie Harumkan Nama Morotai Lewat Duta Ekobudaya Indonesia

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri daerah asal Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Salwa Salsabila Kharie,…

8 jam ago

Gapolida; Pulau Hiri, Bahasa & Mantra

Oleh: Ramdan Sahib PERTEMUAN pertama saya dengan WDGafoer tidak terjadi secara langsung, melainkan lewat remah-remah…

1 hari ago

Biaya Pemasangan Listrik di Taliabu Dikeluhkan, Begini Respons PLN

Setelah bertahun-tahun menanti, tiga desa di Kecamatan Taliabu Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, akhirnya…

2 hari ago

Fans Diminta Taati Imbauan saat Nobar Piala Dunia di Kawasan Benteng Oranje

Pengelola Cagar Budaya Benteng Oranje, Kota Ternate, menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat menjaga keselamatan dan…

2 hari ago

Bupati Haltim Pastikan PPPK dan Honorer Tak Akan Dirumahkan, Pemda Siapkan Skema Alternatif

Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur memastikan belum memiliki rencana untuk merumahkan maupun memberhentikan Pegawai Pemerintah dengan…

2 hari ago

Polisi Libatkan Dua Kementerian Jadi Ahli dalam Penyelidikan Kapal Pengangkut Ore Nikel Tenggelam di Halteng

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara terus mendalami kasus tenggelamnya kapal tongkang…

2 hari ago