Kepala Rupbasan Kelas II Ternate, Pramuaji Buamonabot ketika diwawancarai di ruang kerjanya. Foto: Samsul L
Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara dan Barang Rampasan Negara (Rupbasan) Kelas II Ternate, kini melakukan pengawasan aset milik eks Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba (AGK). Aset tersebut berupa tanah dan bangunan yang menjadi Barang Bukti (BB) sitaan KPK RI.
59 tanah dan bangunan itu berada di Kota Ternate, Ibu Kota Sofifi, dan Halmahera Selatan.
Kepala Rupbasan Kelas II Ternate, Pramuaji Buamonabot ketika dikonformasi cermat, mengatakan BB sitaan KPK RI ini berada di luar Rupbasan, terdiri dari tanah dan bangunan sekitar 59 unit.
“59 unit tanah dan bangunan yang menjadi sitaan KPK RI, kini diawasi,” jelas Pramuaji ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 23 Januari 2025.
Pramuaji menambahkan, dari 59 unit BB tanah dan bangunan, 10 unit di antaranya sudah berstatus barang rampasan. Sementara 49 unit masih berstatus sebagai barang sitaan negara.
“Semua BB berada dalam pengawasan Rupbasan, baik di Ternate maupun sekitarnya. Jadi dari petugas pengelola barang sitaan dan barang rampasan negara secara berkala setiap bulan minimal sekali kami mengadakan pengawasan terhadap aset AGK yang sudah disegel plang KPK RI,” pungkasnya.
Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…
Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…
Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…
Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…