HUT ke-31 PERUATI sukses digelar di Pulau Morotai. Foto: Istimewa
Badan Pengurus Daerah (BPD) Perkumpulan Perempuan Berpendidikan Teologi di Indonesia (PERUATI) Pulau Morotai, Maluku Utara menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 di Jemaat GMIH Rehobot Sambiki Baru, Wilayah Pelayanan Morotai Timur, Selasa, 26 Mei 2026.
Ibadah syukur tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh gereja, serta masyarakat dari berbagai wilayah pelayanan di Pulau Morotai.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Morotai Rusli Sibua, Ketua DPRD Morotai, Sekretaris Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Morotai Timur, para kepala desa se-Kecamatan Morotai Timur, hingga unsur jemaat GMIH dari berbagai wilayah pelayanan.
Momentum perayaan itu juga dihadiri Kepala Desa Sambiki Baru yang baru dilantik pada hari yang sama bersama sejumlah kepala desa lainnya.
Ketua BPD PERUATI Pulau Morotai, Pdt. Veny Tongo-Tongo, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan organisasi perempuan teologi tersebut yang kini memasuki usia 31 tahun.
“Puji dan syukur kita persembahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kasih dan anugerah-Nya kita diperkenankan merayakan HUT PERUATI yang ke-31 tahun,” kata Veny.
Veny yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Pulau Morotai itu bilang, PERUATI hadir sebagai ruang gerakan perempuan berpendidikan teologi yang memiliki tanggung jawab sosial terhadap berbagai persoalan kemasyarakatan.
Menurutnya, organisasi tersebut mengusung motto “Tajam Menatap, Peka Merasakan dan Berani Bertindak” sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan diskriminasi dan ketidakadilan sosial.
“Motto ini lahir dari pergumulan gereja dan masyarakat tentang diskriminasi dan ketidakadilan sebagai realitas sosial yang harus diberi perhatian oleh semua pihak,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh pengurus, anggota, dan mitra organisasi untuk terus membangun kolaborasi dalam menjalankan misi pemberdayaan, solidaritas, kesetaraan pelayanan, serta transformasi berbasis nilai-nilai keagamaan.
“Sebagai pengurus dan anggota serta para pihak yang menjadi mitra sejajar PERUATI, saya mengajak mari kita berkolaborasi menjalankan misi pemberdayaan, kesetaraan pelayanan, solidaritas, keadilan dan transformasi berbasis nilai-nilai keagamaan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Veny turut menekankan pentingnya membangun kepekaan sosial dalam menjalankan pelayanan di tengah masyarakat.
“Supaya kerja-kerja kita berkualitas, maka kita harus mengasah kepekaan untuk tajam menatap, peka merasakan dan berani bertindak,” ucapnya.
Ia berharap keberadaan PERUATI mampu menjadi bagian dari upaya menghadirkan kehidupan yang lebih manusiawi dan bermartabat bagi masyarakat.
Perayaan HUT ke-31 PERUATI tahun ini mengangkat tema “Pemimpin Tangguh, Manusia yang Utuh, Mewujudkan Kesehatan Mental dalam Kepemimpinan Feminis”.
Sejarah Ternate tidak hanya tersimpan dalam benteng, kedaton, masjid, maupun situs bersejarah. Jejak perjalanan kota…
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu mobil dan empat sepeda motor di kawasan Kota Baru,…
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Kota Ternate tidak hanya menjadi…
Maluku Utara kembali mencatat capaian yang menarik. Setelah masuk dalam daftar provinsi dengan tingkat kebahagiaan…
Harga Eceran Tertinggi (HET), Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Minyak Tanah di Pulau Taliabu,…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara berencana akan memberikan sanksi berupa Surat Peringatan Kedua…