News  

Teladani Sosok Polisi Jujur, Gedung Mapolda Malut Resmi Diberi Nama ‘Hoegeng Iman Santoso’

Tampak depan Gedung Mapolda Maluku Utara di Sofifi. Foto: Samsul Laijou/cermat

Kapolda Irjen Pol Waris Agono resmi menamakan gedung Mapolda Maluku Utara Hoegeng Iman Santoso. Menurut Waris, hal itu dilakukan untuk mengenang jasa Mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) periode 1968-1971 tersebut.

Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso memang dikenal dengan kesederhanaannya dan kejujurannya. Penamaan ini juga sebagai motivasi untuk semua personel di Polda Maluku Utara.

Kini, papan nama sang polisi terpampang jelas di Markas Kepolisian Daerah (Mako) Polda Maluku Utara yang berlokasi di Sofifi, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara.

Baca Juga:  Malut United Duduki Posisi Kedua Setelah Menang atas Persikab 2-1

Nama mantan Kapolri itu berada tepat di depan pintu lobi utama Markas Polda Maluku Utara yang berada di jalan Bhayangkara nomor 01 Sofifi, Desa Bukit Durian, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

“Pemasangan nama Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso ini sebagai bentuk kepedulian, dan kepada personel bisa mengenang serta menjadi contoh dalam menjalankan tugas,” ucap Waris, Minggu, 01 Maret 2026.

Irjen Waris mengatakan, pemberian nama Jenderal Hoegeng di Gedung Polda Maluku Utara bertujuan agar spirit, kejujuran, keberanian dan kesederhanaan sang jenderal selalu tertanam di hati personel Polri, khususnya Polda Maluku Utara.

Baca Juga:  Simpan Ganja dalam Ban Motor, Seorang Pemuda Galela Diciduk Polisi

“Diharapkan polisi-polisi yang berada di Polda Maluku Utara ini, menjadi orang-orang yang terinspirasi dengan integritas, pelayanan dan kesederhanaan yang tinggi,” ucap Waris.

Jenderal bintang dua itu bilang, di era modern yang serba cepat dan penuh godaan, dirinya berharap, teladan Jenderal Hoegeng menjadi semakin relevan.

Institusi kepolisian dituntut untuk lebih transparan, akuntabel dan profesional hingga nilai-nilai yang diemban Hoegeng yaitu kejujuran, integritas, kesederhanaan serta keberanian menindak korupsi.

Baca Juga:  Polda Malut Diminta Usut Dugaan Mafia BBM di SPBU Batu Anteru, Ternate

“Mari kita membangun kepolisian yang benar-benar mengabdi kepada rakyat, bukan kepada kepentingan pribadi atau golongan,” pungkasnya.

Penulis: Samsul LaijouEditor: Rian Hidayat