SSB Gamalama Sinar Utara (GSU) mengawali kiprahnya di Turnamen Piala Dunia Anak Indonesia dengan kemenangan meyakinkan. Tim asal Ternate itu sukses mengalahkan Johnson Sport Academy dengan skor 2-0 pada laga perdana fase grup.
Kemenangan GSU dipastikan lewat aksi gemilang striker muda Rifat Nabil yang memborong dua gol. Rifat membuka keunggulan pada menit ke-15 sebelum menggandakan skor pada menit ke-43, sekaligus memastikan GSU mengamankan tiga poin pertama.
Sejak peluit awal dibunyikan, GSU tampil disiplin dengan mengandalkan serangan balik cepat. Strategi tersebut beberapa kali mampu membongkar pertahanan Johnson Sport Academy yang kesulitan mengantisipasi kecepatan para pemain GSU.
Laga berlangsung dalam tempo tinggi. Ketatnya persaingan membuat wasit mengeluarkan masing-masing satu kartu kuning kepada kedua tim pada babak pertama.
Memasuki babak kedua, pelatih kepala GSU, Opin Kambose, melakukan sejumlah pergantian pemain. Rotasi itu terbukti efektif karena membuat permainan tim semakin agresif dan mampu menguasai jalannya pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan.
Opin mengatakan, sejak awal dirinya menginstruksikan para pemain untuk meningkatkan tekanan melalui kedua sisi lapangan. Menurutnya, strategi tersebut berjalan sesuai rencana dan berhasil menyulitkan pertahanan lawan.
“Saya meminta pemain lebih menekan melalui kedua sisi lapangan. Alhamdulillah strategi itu berjalan dengan baik dan cukup merepotkan lawan. Saya bersyukur anak-anak bisa menjalankan instruksi dan meraih kemenangan di laga pertama,” ujar Opin.
Meski puas dengan hasil yang diraih, Opin mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat berpuas diri. Ia meminta para pemain tetap fokus menghadapi pertandingan berikutnya.
GSU masih menyisakan tiga pertandingan di fase grup. Tim berjuluk Laskar Gamalama Muda itu menargetkan mampu menyapu bersih seluruh laga demi mengamankan tiket ke babak selanjutnya.
